Beginilah Proses dari Pembekuan Darah
- 20 Apr 2025 11:15 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi: Pembekuan darah terjadi saat pembuluh darah mengalami cedera, sehingga memancing tubuh untuk melakukan proses tersebut. Proses pembekuan darah melewati serangkaian interaksi yang kompleks. Dikutip dari alodokter berikut ini adalah proses pembekuan darah:
1. Trombosit membentuk sumbatan
Tahap pertama dari proses pembekuan darah adalah trombosit atau keping darah akan bereaksi ketika pembuluh darah rusak atau terdapat luka. Trombosit akan menempel pada dinding area tubuh yang luka dan bersama-sama membentuk sumbatan. Sumbatan tersebut bertujuan untuk menutup jaringan kulit yang rusak, sehingga darah yang keluar pun dapat dihentikan. Trombosit juga dapat melepaskan bahan kimia untuk menarik lebih banyak trombosit dan sel-sel lain untuk melanjutkan proses koagulasi ke tahap berikutnya.
2. Pembentukan bekuan darah
Pada tahap selanjutnya, faktor-faktor pembekuan akan memberi sinyal satu sama lain untuk melakukan reaksi berantai yang cepat. Reaksi ini dikenal sebagai kaskade koagulasi. Di akhir tahap ini, faktor koagulasi yang disebut trombin mengubah fibrinogen menjadi helai-helai fibrin. Fibrin bekerja dengan cara menempel pada trombosit untuk membuat jaring yang dapat memerangkap lebih banyak trombosit dan sel. Gumpalan atau bekuan pun menjadi lebih kuat dan lebih tahan lama.
3. Penghentian proses pembekuan darah
Setelah bekuan darah terbentuk dan perdarahan terkendali. Protein-protein lain akan menghentikan faktor pembekuan agar gumpalan tidak berlanjut lebih jauh dari yang diperlukan.
4. Tubuh perlahan-lahan membuang sumbatan
Ketika jaringan kulit yang rusak sembuh, sumbatan secara alami tidak diperlukan lagi. Helai fibrin pun akan hancur dan darah mengambil kembali trombosit dan sel-sel dari bekuan darah. (WK/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....