Pelindungan Sosial dan Masyarakat Digital

  • 30 Sep 2026 08:15 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi mulai menerapkan digitalisasi bantuan sosial (bansos) melalui Portal Perlinsos sebagai bagian dari transformasi sistem perlindungan sosial nasional. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat proses registrasi, verifikasi, hingga pengajuan sanggah bantuan agar lebih transparan dan tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial Kota Bukittinggi, Roza Wahyuni, menjelaskan bahwa penerapan teknologi ini merupakan bentuk reformasi penyaluran bantuan dari metode konvensional ke sistem digital. Melalui Portal Perlinsos, masyarakat kini dapat melakukan pendaftaran atau pengajuan sanggah secara mandiri maupun dibantu oleh petugas.

Penerima bansos dari pemerintah pusat diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pengelompokan tersebut mencakup kategori masyarakat sangat miskin, miskin, hingga rentan miskin yang telah terdata secara terintegrasi.

Keunggulan utama sistem ini terletak pada kecepatan dan transparansi layanan dalam menentukan kelayakan penerima bantuan. Hasil penilaian awal kini dapat diketahui hanya dalam kurun waktu lima hingga sepuluh menit setelah data diunggah ke dalam sistem.

Bukittinggi terpilih menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam perluasan implementasi Perlinsos Digital berdasarkan keputusan pemerintah pusat pada Agustus 2026. Sebagai persiapan, Dinsos telah menggelar pelatihan serta berkoordinasi intensif dengan Disdukcapil, Diskominfo, dan pendamping PKH.

Guna mendampingi warga yang memiliki keterbatasan gawai atau pemahaman teknologi, sebanyak 184 agen Perlinsos dari unsur ASN dan pendamping sosial disyiapkan di lapangan. Seluruh layanan pendaftaran ini dipastikan gratis tanpa dipungut biaya dan data pribadi masyarakat dijamin aman.

Dinas Sosial Kota Bukittinggi mengimbau seluruh warga untuk segera mendaftarkan diri karena Portal Perlinsos akan menjadi pintu utama integrasi berbagai program bantuan pemerintah di masa mendatang. Digitalisasi ini diharapkan mampu mendorong efektivitas penyaluran bantuan sosial secara merata. (DP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....