Jangan Tunggu Mogok, Kenali Aki Lemah

  • 21 Sep 2026 09:16 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Aki mobil menjadi komponen yang penting dalam menunjang kelistrikan, terutama untuk menggerakkan motor starter pada saat mesin mobil menyala. Tanpa aki yang prima maka mobil menjadi susah dihidupkan bahkan bisa menimbulkan masalah pada performa mesin. Maka dari itu, sebaiknya aki dalam kondisi prima dan segera diperiksa jika mulai menunjukkan tanda-tanda melemah.

Salah satu tanda aki mulai lemah adalah mesin terasa lebih sulit dihidupkan ketika kunci diputar atau tombol starter ditekan. Suara motor starter biasanya terdengar lebih lambat atau lemah dibandingkan kondisi normal. Jika kondisi tersebut semakin sering terjadi, pemeriksaan tegangan dan kondisi aki sebaiknya segera dilakukan.

Lampu utama yang terlihat lebih redup juga dapat menjadi tanda adanya masalah pada sistem kelistrikan mobil. Kondisi tersebut biasanya lebih mudah terlihat ketika mesin belum menyala atau saat berbagai perangkat listrik digunakan secara bersamaan. Namun, lampu redup tidak selalu disebabkan oleh aki karena sistem pengisian, alternator, kabel, atau komponen lainnya juga dapat menjadi penyebab.

Tanda lainnya dapat terlihat dari perangkat elektronik kendaraan yang bekerja tidak normal. Misalnya, lampu indikator pada panel instrumen berkedip, sistem audio mengalami gangguan, atau kaca jendela elektrik bergerak lebih lambat dari biasanya. Jika beberapa gejala muncul bersamaan, sistem kelistrikan kendaraan perlu diperiksa untuk memastikan sumber masalahnya.

Usia aki juga perlu diperhatikan karena setiap jenis aki memiliki masa pakai yang berbeda tergantung penggunaan, kondisi kendaraan, iklim, dan perawatannya. Aki yang sudah lama digunakan dapat mengalami penurunan kemampuan menyimpan dan menyalurkan energi sehingga lebih mudah kehilangan daya. Karena itu, pemeriksaan berkala penting dilakukan meskipun mobil masih dapat dinyalakan seperti biasa.

Pemilik kendaraan juga perlu memastikan terminal aki tetap bersih dan terpasang dengan kuat. Korosi atau kotoran pada terminal dapat menghambat aliran listrik dan menyebabkan kendaraan sulit dihidupkan. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan keselamatan dan mengikuti petunjuk pabrikan kendaraan.

Selain kondisi aki, sistem pengisian juga perlu diperiksa apabila aki sering kehilangan daya dalam waktu relatif singkat. Alternator yang bermasalah dapat membuat aki tidak mendapatkan pengisian yang cukup ketika mesin bekerja. Karena itu, mengganti aki saja belum tentu menyelesaikan masalah jika penyebab sebenarnya berasal dari sistem pengisian atau kebocoran arus listrik.

Untuk mencegah kendaraan tiba-tiba mogok, lakukan pemeriksaan aki secara berkala di bengkel atau menggunakan alat penguji aki yang sesuai. Pemilik mobil juga sebaiknya memastikan lampu dan perangkat elektronik sudah dimatikan sebelum meninggalkan kendaraan. Dengan perawatan yang tepat, kondisi aki dapat lebih terpantau sehingga risiko kesulitan menghidupkan mobil di perjalanan dapat dikurangi. (TW/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....