Buku Biografi Prof. Khaidir Anwar Menandai Dies Natalis Ke 70 Unand
- 15 Sep 2026 14:23 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas (UNAND) berlangsung meriah tanggal 14 September 2026 di Kampus Limau Manis, Padang. Momen istimewa itu diawali dengan Sidang Terbuka dan Orasi Ilmiah dipimpin Rektor Dr. Efa Yonnedi, SE, MPPM, Akt., dengan menghadirkan Prof. Dr. Arif Satria, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menyampaikan orasi ilmiah. Tampak hadir dan menyampaikan sambutan antara lain Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, SP, MMI dan Dr. Denny Abdi, Sekjen Kemenlu RI yang juga Ketua Umum DPP Ikatan Alumni UNAND.
Dalam orasi ilmiahnya, Kepala BRIN menyampaikan presentasi berjudul “Riset, Inovasi dan Perguruan Tinggi Berdampak” yang menyoroti mengenai korelasi positif antara inovasi dan pertumbuhan ekonomi dan penguasaan teknologi dalam menentukan martabat bangsa, serta upaya pemerintah dalam membangun pilar industri untuk menciptakan ekosistem Artificial Intelligent (AI) yang memadai.

Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas juga ditandai dengan pra-peluncuran 70 buku yang didedikasikan bagi memeriahkan momen istimewa tersebut. Diantara buku yang diterbitkan adalah biografi Prof. Dr. Khadir Anwar, MA berjudul “DARI INGGRIS KE LIMAU MANIS” yang ditulis oleh Efri Yoni, MA bersama Yulnetri, MPd., Dr. Feni Munifatullah dan Dr. Indraddin, MSi.

Menurut penulisnya, Efri Yoni bahwa buku ini diterbitkan tidak hanya dalam rangka memeriahkan Dies Natalis namun sekaligus mengenang tiga dekade wafatnya maha guru yang pernah mengabdi di Fakultas Sastra, kini Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNAND tersebut.
Prof. Khaidir Anwar dikenal sebagai seorang ahli bahasa bereputasi internasional yang dikukuhkan sebagai guru besar tetap Ilmu Bahasa UNAND tahun 1990. Antara tahun 1983-1988, menjabat sebagai Dekan Fakultas Sastra UNAND. Pernah pula mengabdi sebagai Dosen IKIP Bandung (1960-1972), sebelum diangkat sebagai Dosen Bahasa Indonesia pada School of Oriental and African Studies (SOAS), University of London.
Prof. Khaidir Anwar dilahirkan tahun 1932 di Nagari Tanjung Bonai, Kec. Lintau Buo Utara. Meski demikian, dia dibesarkan di Situjuh karena ayahnya berasal dari Situjuah Gadang, Kabupaten 50 Kota. Dari pernikahannya dengan Dra. Wahidar Khaidir, MLS yang berasal dari Kec. Guguak, Kab. 50 Kota, mereka dikaruniai tiga orang anak perempuan yaitu Prof. Dr. Dewi Fortuna Anwar, MA dan Dra. Sri Danti Anwar, MA serta Desi Anwar, MA. Prof. Khaidir Anwar meninggal dunia tanggal 23 Maret 1995 di Padang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....