Perempuan Makin Berdaya, Ekonomi Keluarga Ikut Menguat

  • 24 Agt 2026 08:22 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat perekonomian keluarga melalui berbagai aktivitas produktif. Peran tersebut terlihat dari meningkatnya keterlibatan perempuan dalam usaha mikro, kecil, dan menengah.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut perempuan memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Pemerintah juga mendorong sinergi lintas kementerian untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan. 

Keterlibatan perempuan dalam UMKM membuka peluang memperoleh pendapatan tambahan bagi keluarga. Usaha tersebut dapat berkembang melalui penguatan keterampilan, akses pembiayaan, dan pemanfaatan teknologi digital.

Kementerian PPPA menyatakan perempuan memiliki peran penting dalam menjaga perekonomian, terutama melalui UMKM. “Peran penting perempuan dalam menyelamatkan perekonomian bangsa telah terbukti melalui UMKM,” demikian keterangan kementerian. 

Pemberdayaan ekonomi perempuan juga dapat memperkuat kemandirian dalam mengelola kebutuhan keluarga. Pendapatan tambahan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan rumah tangga.

Pemerintah terus memperluas akses pembiayaan bagi perempuan pelaku usaha mikro. Pada 2026, pemerintah menyiapkan skema kredit dengan bunga delapan persen per tahun bagi perempuan pelaku usaha. 

Akses pembiayaan menjadi penting agar perempuan dapat mengembangkan usaha secara lebih berkelanjutan. Modal dapat digunakan untuk meningkatkan produksi, memperbaiki kemasan, atau memperluas pemasaran.

Digitalisasi juga memberikan peluang baru bagi perempuan untuk menjangkau konsumen lebih luas. Pemasaran melalui media sosial dan perdagangan elektronik dapat dilakukan tanpa membutuhkan toko fisik.

Kementerian PPPA mendorong perempuan wirausaha memanfaatkan pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing. Pemerintah juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas perempuan pelaku ekonomi. 

Meski demikian, perempuan pelaku usaha masih menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan bisnis. Tantangan tersebut mencakup akses modal, keterampilan, teknologi, pasar, serta pembagian waktu.

Pemerintah menyebut mayoritas UMKM perempuan masih beroperasi pada sektor informal. Partisipasi angkatan kerja perempuan juga mengalami penurunan setelah menikah. 

Karena itu, pemberdayaan perempuan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak. Dukungan keluarga, pemerintah, lembaga keuangan, komunitas, dan pasar sangat dibutuhkan.

Perempuan yang berdaya secara ekonomi tidak hanya membantu dirinya sendiri. Kemandirian tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap ketahanan ekonomi keluarga.

Ketika perempuan memiliki kesempatan berkembang, keluarga memperoleh peluang ekonomi yang lebih kuat. Perempuan berdaya akhirnya menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi masyarakat dan nasional. (APS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....