36 Tahun Berlalu, Alumni SMPN 1 Bukittinggi Kembali Merajut Kenangan
- 22 Agt 2026 20:42 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Waktu boleh berlalu, rambut boleh memutih, dan kehidupan telah membawa masing-masing melangkah ke berbagai penjuru. Namun, kenangan masa sekolah ternyata tetap tersimpan erat di dalam hati.
Suasana penuh haru dan nostalgia mewarnai reuni Alumni SMPN 1 Bukittinggi angkatan 1986, Sabtu (23/8/2026) pagi.
Puluhan alumni kembali bertemu, melepas rindu dan mengabadikan momen kebersamaan di Pelataran Taman Pedestrian Jam Gadang, ikon Kota Bukittinggi yang menjadi saksi perjalanan sejarah kota sekaligus menjadi tempat indah untuk mempertemukan kembali sahabat-sahabat lama.
Senyum, tawa dan pelukan hangat mewarnai pertemuan tersebut. Sebagian alumni bahkan seolah kembali menjadi anak-anak sekolah, mengenang masa ketika seragam putih biru menjadi pakaian sehari-hari dan persahabatan dibangun tanpa mengenal jarak maupun kepentingan.
Di bawah suasana khas Jam Gadang, para alumni mengabadikan foto bersama. Setiap wajah menyimpan cerita masing-masing—tentang masa sekolah, guru-guru yang pernah mendidik, teman sepermainan, hingga berbagai kenakalan kecil yang kini justru menjadi kenangan paling manis untuk diceritakan kembali.
Reuni itu bukan sekadar pertemuan, tetapi perjalanan pulang menuju masa lalu.
Setelah berkumpul di kawasan Jam Gadang, para alumni kemudian melakukan napak tilas ke lokasi SMPN 1 Bukittinggi.
Langkah kaki yang dahulu begitu akrab dengan lingkungan sekolah, kembali menyusuri tempat yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup mereka di lokasi tempat gedung bersejarah telah dijadikan Heritage Cagar Budaya.
Ada rasa haru ketika kembali melihat lokasi yang dahulu dipenuhi suara riuh para pelajar. Kenangan tentang masuk kelas, bercanda bersama teman, belajar, mengikuti kegiatan sekolah hingga momen perpisahan puluhan tahun lalu kembali hadir dalam ingatan.
Bagi para alumni, sekolah bukan sekadar bangunan tempat menuntut ilmu. Di sanalah sebagian perjalanan hidup dimulai. Di sana pula mereka belajar mengenal arti persahabatan, kedisiplinan, kebersamaan dan mimpi tentang masa depan.
Tiga puluh enam tahun bukan waktu yang singkat. Banyak hal telah berubah. Kehidupan telah membawa mereka menjadi berbagai profesi dan menjalani perjalanan masing-masing. Namun, ketika kembali bertemu dalam reuni, sekat usia dan jarak seolah menghilang.
Yang tersisa adalah kenangan masa muda dan persahabatan yang tetap terjaga.
Napak tilas tersebut menjadi momen emosional bagi para alumni untuk mengenang kembali guru-guru yang pernah berjasa serta sahabat-sahabat yang dahulu tumbuh dan berjuang bersama.
Di tempat yang sama, mereka pernah bermimpi tentang masa depan. Kini, setelah puluhan tahun berlalu, mereka kembali bukan lagi sebagai siswa SMP, tetapi sebagai orang-orang dewasa yang membawa cerita panjang kehidupan.
Reuni Alumni SMPN 1 Bukittinggi angkatan 1986 akhirnya menjadi pengingat bahwa jarak dan waktu tidak selalu mampu memisahkan sebuah persahabatan.
Sebab, ada kenangan yang tidak pernah benar-benar pergi. Ia hanya menunggu waktu untuk kembali dikenang.
Dan pagi itu, di bawah bayang-bayang Jam Gadang dan di lingkungan sekolah yang pernah menjadi rumah kedua, para alumni angkatan 1986 kembali menemukan satu hal yang mungkin selama ini mereka rindukan: masa muda yang pernah mereka jalani bersama.
Usai dari napak tilas dilanjutkan puncak reuni SMPN 1 Bukittinggi Angkatan 1986 di lokasi Gramd Rocky Hotel Bukittinggi. (JM/RRI BKT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....