Kapur Barus, "Komoditi Nusantara yang Paling Menjanjikan"

  • 06 Agt 2026 14:50 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Selama ini kita mengenal kapur barus atau kamper sebagai benda yang berguna untuk pengharum pakaian, pengusir serangga, hingga bahan untuk pengawet non-makanan.

Kapur barus merupakan salah satu komoditi asal Nusantara yang paling menjanjikan. Kapur barus sendiri terbuat dari hasil ekstraksi pohon kamper atau Cinnamomum champora ditemukan di Kota Barus, Kabupaten Tapannuli Tengah.

Pada dahulunya Barus adalah kota bandar yang besar. Beberapa komoditas utama yang menjadi incaran para saudagar Timur Tengah antara lain kapur barus, kemenyan dan lada.

Pada masanya, kapur barus asal Tapannuli sangat terkenal akan keharumannya. Bahkan konon kapur barus sampai diekspor ke Mesir sebagai bahan untuk mengawetkan mumi.

Barus adalah istilah yang digunakan untuk menunjukan asal muasal pohon kapur. Barus juga dikenal sebagai Fansur salah satu pelabuhan kunoyang terletak di Pantai Barat Sumatra.

Oleh karena itu, kafur yang berasal dari daerah ini disebut sebagai Kafur dari Barus atau Kapur Barus. Keunikan pohon kapur barus adalah sebagai tanaman yang dapat digunakan untuk konservasi lingkungan,

Pohon kapur barus juga memainkan peran penting dalam konservasi ekositem hutan hujan tropis, terutama dalam menjaga keberlanjutan siklus hidrologi dan kualitas sumber daya air.

Berdasrkan manfaat dari kapur barus, selayaknya masyarakat di Indonesia memberikan perhatian khusus pada huta di Sumatra. Disamping itu pohon kapur barus bisa memiliki manfaat ganda, yaitu untuk kesehatan manusia, dan juga untuk menjaga ekosistem alam serta mencegah bencana.

Pohon kamper adalah jenis tumbuhan berkayu yang besar sebagai penghasil minyak dan kristal yang digunakan sebagai aroamterapi, pengharum, antibiotik dan masih banyak kegunaan lainnya.

Berabad abad silam tumbuhan ini menjadi ikon perdagangan internasional yang begitu memikat orang Eropa dan Timur Tengah. (ELB/YPA)

Sumber berita : https://lindungihutan.com

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....