Review Anime Tensei Shitara Slime Datta Ken Season 4 Episode 4

  • 27 Jul 2026 22:05 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID , Bukittinggi - Episode keempat dibuka dengan suasana Dungeon yang kembali ramai. Rimuru bersama Ramiris, Veldora, dan Milim masih menggunakan tubuh avatar mereka, kini dengan nama tim resmi "Dungeon Dominators". Masing-masing avatar memiliki identitas unik, Milim sebagai Red Meteor Scarlet, Ramiris sebagai Mauve Titan, Veldora sebagai Goldskull, dan Rimuru sebagai Blue Death. Mereka berlatih dengan menghadapi berbagai kelompok petualang, termasuk Team Green Fury yang sebelumnya sudah menjadi ancaman. Kehadiran Dungeon Dominators membuat reputasi Dungeon semakin meningkat, menarik banyak petualang baru yang ingin mencoba peruntungan.

Di tengah keseruan itu, Masayuki dan timnya berhasil mencapai lantai 50. Berkat keberhasilan mereka yang disiarkan secara luas, Tempest semakin dikenal sebagai pusat petualangan. Namun, suasana ringan ini segera berubah ketika kabar mengejutkan datang Frey tiba di Tempest. Kehadirannya membuat Milim panik, bahkan mencoba bersembunyi di balik Rimuru. Frey menegur Milim karena terlalu sering mengabaikan tugasnya dan lebih banyak bermain di Dungeon. Dengan tegas, Frey menyeret Milim keluar, sementara Rimuru, Veldora, dan Ramiris mencoba menghindar dari tatapan tajamnya.

Setelah kejadian itu, Rimuru kembali ke kastil dan disambut Shuna yang menanyakan keberadaannya. Shuna menyadari Rimuru terlalu banyak menghabiskan waktu di Dungeon, meninggalkan tanggung jawab penting sebagai pemimpin Tempest. Saat suasana masih tegang, Mjöllmile datang membawa kabar penting, Dewan Barat akan mengadakan pertemuan untuk membahas Tempest.

Adegan beralih ke Kerajaan Englassia, tempat Dewan Barat berkumpul. Pertemuan ini sangat signifikan karena untuk pertama kalinya sebuah negara monster, Federasi Jura Tempest, diajukan untuk bergabung dalam organisasi yang awalnya dibentuk sebagai benteng melawan ancaman monster. Diskusi berlangsung panjang, penuh perdebatan, hingga akhirnya dilakukan pemungutan suara. Hasilnya Tempest resmi diterima sebagai anggota Dewan Barat.

Episode ini menutup dengan Rimuru yang kini harus menghadapi tanggung jawab lebih besar. Tempest bukan lagi sekadar negara baru, melainkan bagian dari sistem politik manusia di Barat. Dengan pengakuan resmi ini, Tempest mendapatkan legitimasi, namun sekaligus membuka pintu bagi konflik yang lebih besar di masa depan. (AMR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....