Review Anime Tensei Shitara Slime Datta Ken Season 4 Episode 3
- 27 Jul 2026 10:03 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID , BUKITTINGGI - Episode ketiga dimulai dengan kilas balik Mariabell Rosso. Dari masa lalunya sebagai bangsawan Eropa, ia bereinkarnasi sebagai putri Kerajaan Seltrozzo. Sejak kecil, Mariabell menunjukkan ambisi besar yang berbeda dari orang-orang di sekitarnya. Dengan skill unik bernama “Greed”, ia mampu memanipulasi keserakahan orang lain, menjadikan dirinya pusat kendali. Bersama Granbell Rosso, ia mulai merancang sebuah visi besar: menciptakan perdamaian dengan cara menaklukkan dunia. Kilas balik ini membuka tabir tentang siapa Mariabell sebenarnya, sekaligus menegaskan bahwa ancaman terhadap Tempest bukan sekadar rumor, melainkan rencana yang matang.
Sementara itu, Rimuru bersama Ramiris, Veldora, dan Milim mencoba tubuh avatar mereka di Dungeon. Adegan awal penuh kekacauan, dengan tubuh sementara yang lemah dan koordinasi yang berantakan. Ramiris berlari tanpa arah, Veldora terlalu bersemangat, dan Milim bertindak sesuka hati. Rimuru berusaha mengendalikan situasi, namun semuanya tampak seperti permainan yang tidak terkendali. Untuk mengatasi masalah ini, mereka meminta Kurobe menciptakan armor dan senjata baru. Setelah perlengkapan itu selesai, latihan berubah menjadi lebih serius. Perlahan, tim ini mulai menemukan ritme, dan koordinasi mereka semakin baik.
Ketegangan meningkat ketika Team Green Fury berhasil menembus lantai 49 Dungeon. Tim petualang ini dikenal tangguh, dan kehadiran mereka menjadi ujian nyata bagi Rimuru serta tim avatar. Pertarungan berlangsung sengit, dengan strategi baru yang diterapkan Rimuru. Pada akhirnya, Team Green Fury mengalami kekalahan, dan pemimpinnya Ayn terluka parah. Adegan ini menegaskan bahwa Dungeon bukan sekadar arena latihan, melainkan medan yang bisa menghadirkan ancaman nyata bagi siapa pun yang memasukinya.
Di luar Dungeon, intrik politik mulai bergerak. Yuuki mengatur pertemuan dengan Mariabell, yang berencana menggunakan skill “Greed” untuk mengendalikan Rimuru. Ia melihat Rimuru sebagai kunci untuk menguasai dunia, dan berniat memanfaatkan Yuuki demi kepentingannya sendiri. Sementara itu, Muese yang gagal menjalankan tugasnya dibunuh, membuat Souei terkejut dengan perkembangan yang terjadi. Intrik ini memperlihatkan bahwa ancaman terhadap Tempest datang dari berbagai arah: bukan hanya dari Dungeon, tetapi juga dari dunia luar yang penuh tipu daya.
Episode ini menutup dengan gambaran jelas bahwa Tempest sedang bergerak menuju masa depan penuh tantangan. Mariabell muncul sebagai sosok dengan ambisi kuat, sementara Rimuru dan timnya mulai menyiapkan diri menghadapi ancaman yang semakin nyata. Dengan kilas balik, latihan, pertarungan, dan intrik politik yang berjalan paralel, Episode 3 menjadi titik penting yang menyiapkan panggung untuk konflik besar di musim ini. (AMR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....