Universitas Republik Indonesia Disiapkan Cetak Pemimpin Masa Depan Bangsa

  • 24 Jul 2026 22:22 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID.Bukittinggi - Menyiapkan pemimpin masa depan memerlukan proses panjang melalui pendidikan yang terarah, berkelanjutan, serta berorientasi membangun karakter bangsa Indonesia. Menjawab kebutuhan tersebut, pemerintah membentuk Universitas Republik Indonesia sebagai pusat pembinaan calon pemimpin bagi berbagai sektor strategis nasional.

Universitas Republik Indonesia resmi dipimpin Donny Ermawan Taufanto setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. Lembaga tersebut dirancang mengintegrasikan pendidikan kepemimpinan mulai jenjang sekolah, perguruan tinggi, hingga pelatihan aparatur pemerintahan secara berkesinambungan.

Konsep pembinaan kepemimpinan juga akan diperkuat melalui sinergi bersama Sekolah Unggulan Garuda serta Lembaga Administrasi Negara ke depannya. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap lahir sumber daya manusia berintegritas, berkompetensi, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

Selain membina aparatur sipil negara, Lembaga Administrasi Negara nantinya juga akan menyiapkan calon tenaga profesional untuk badan usaha negara. Perluasan fungsi tersebut diharapkan memperkuat kualitas kepemimpinan nasional pada birokrasi maupun berbagai sektor pembangunan yang semakin berkembang pesat.

Program pembinaan bahkan telah berjalan melalui pelatihan terhadap 399 pegawai baru badan usaha milik negara dari berbagai daerah. Seluruh peserta dipersiapkan menjadi pemimpin berkarakter, sedangkan pembiayaan Universitas Republik Indonesia berasal sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara.

Pemerintah juga menargetkan pembangunan sepuluh kampus dengan lokasi utama berada di kawasan Bogor memanfaatkan bekas lahan perkebunan PTPN. Selama pembangunan berlangsung, aktivitas Universitas Republik Indonesia sementara dilaksanakan menggunakan fasilitas gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Jakarta.

Melalui Universitas Republik Indonesia, pemerintah berharap lahir pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas tinggi. Keberadaan lembaga tersebut menjadi bagian strategi jangka panjang membangun kepemimpinan nasional yang mampu menjawab tantangan Indonesia pada masa depan. (AS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....