Perbedaan Magnitudo dengan Skala Richter

  • 21 Jul 2026 08:51 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Gempa bumi adalah salah satu jenis bencana yang bisa terjadi kapan saja, termasuk di wilayah Kabupaten Temanggung yang memiliki potensi terdampak aktivitas tektonik dari Lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Dalam setiap laporan gempa, masyarakat sering mendengar istilah “magnitudo” dan “skala Richter.” Keduanya sering dianggap sama, padahal sebenarnya memiliki perbedaan penting.

Agar masyarakat lebih memahami informasi kebencanaan secara benar, penting untuk mengetahui perbedaan antara magnitudo dan skala Richter, serta bagaimana keduanya digunakan dalam dunia kegempaan.

1. Apa Itu Magnitudo?

Magnitudo adalah ukuran energi yang dilepaskan oleh pusat gempa di dalam bumi. Energi ini diukur dari sumber gempa (hiposenter) dan bersifat objektif serta konstan, artinya tidak tergantung dari lokasi pengamat.

Contohnya:

Jika sebuah gempa memiliki magnitudo 6, maka itu berarti gempa tersebut melepaskan energi tertentu, dan angka itu tidak berubah di mana pun kita berada.

Magnitudo ini diukur dengan berbagai metode ilmiah, dan saat ini para ahli menggunakan Magnitudo Momen (Moment Magnitude – Mw) sebagai standar internasional untuk menggantikan Skala Richter yang dianggap kurang akurat untuk gempa besar.

2. Apa Itu Skala Richter?

Skala Richter adalah metode lama yang dikembangkan pada tahun 1935 oleh Charles F. Richter. Skala ini digunakan untuk mengukur besar kecilnya getaran gempa yang tercatat oleh alat seismograf, terutama untuk gempa kecil yang terjadi di wilayah tertentu.

Namun, skala Richter memiliki keterbatasan, terutama saat digunakan untuk mengukur gempa besar atau gempa yang terjadi jauh dari lokasi alat pencatat. Karena itu, ilmuwan saat ini lebih banyak menggunakan skala magnitudo momen (Mw), meski di media, istilah "Skala Richter" kadang masih digunakan.

3. Perbedaan Utama Magnitudo dan Skala Richter

AspekMagnitudoSkala RichterUkuranEnergi total yang dilepaskan gempaGetaran yang tercatat oleh alat seismografKonsistensiTetap di semua lokasiBerbeda tergantung lokasi pencatatanSkalaMenggunakan Magnitudo Momen (Mw)Richter (jarang digunakan saat ini). Kegunaan untuk semua jenis, dan ukuran gempa terbatas untuk gempa kecil dan lokal.

Memahami istilah ini membantu masyarakat :

  • Menilai tingkat bahaya gempa: Jika tahu bahwa magnitudo besar, maka potensi kerusakan juga besar.

  • Tidak panik berlebihan saat mendengar informasi gempa di media.

  • Menjadi lebih bijak dan tanggap dalam merespons bencana berdasarkan data resmi. (ALT/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....