Apakah Jam Pintar Benar-Benar Bisa Membaca Kondisi Tubuh?
- 14 Jul 2026 11:58 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.I.D, Bukittinggi - am pintar sekarang bisa melakukan banyak hal yang dulu terasa mustahil. Mulai dari menghitung langkah, memantau detak jantung, kualitas tidur, kadar oksigen, sampai memberi peringatan ketika tubuh terlihat tidak normal. Karena itu, banyak orang mulai merasa bahwa smartwatch benar-benar bisa “membaca” kondisi tubuh mereka.
Sebenarnya, jam pintar tidak benar-benar tahu apa yang sedang kita rasakan. Perangkat ini hanya membaca sinyal dari tubuh, seperti detak jantung, gerakan, suhu kulit, dan pola tidur. Dari data itu, sistem kemudian memperkirakan apakah tubuh sedang lelah, stres, kurang tidur, atau dalam kondisi tertentu. Menurut berbagai penelitian, hasilnya cukup akurat untuk memberi gambaran umum, tetapi tidak selalu tepat untuk setiap orang.
Beberapa jam pintar bahkan sudah bisa mendeteksi detak jantung tidak normal, pola tidur yang buruk, atau kemungkinan stres. Ada juga fitur yang bisa memberi peringatan jika pengguna jatuh atau denyut jantung terlalu tinggi. Karena itu, smartwatch memang cukup membantu untuk membuat kita lebih sadar terhadap kondisi tubuh sehari-hari.
Namun, jam pintar tetap punya batas. Data yang ditampilkan bisa berubah tergantung posisi jam, kondisi kulit, gerakan, atau bahkan baterai yang mulai lemah. Penelitian juga menunjukkan bahwa pengukuran seperti kalori terbakar, tingkat stres, atau kualitas tidur sering kali tidak sepenuhnya akurat.
Pada akhirnya, jam pintar bisa membantu membaca tanda-tanda dari tubuh, tetapi bukan berarti ia bisa menggantikan dokter atau benar-benar memahami kondisi kita sepenuhnya. Smartwatch berguna sebagai pengingat dan alat bantu, bukan sebagai satu-satunya sumber untuk mengetahui apakah tubuh kita benar-benar baik-baik saja. (STP/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....