Fenomena Munculnya Rafflesia di Kepulauan Anambas

  • 03 Jun 2026 15:26 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Fenomena munculnya bunga Rafflesia dalam jumlah besar di Kabupaten Kepulauan Anambas, kepulauan Riau menarik perhatian peneliti. Di hutan yang luasnya 47,5 hektar di desa Tarempa Selatan, hasil identifikasi sementara ditemukan sekitar 25 titik raflesia yang terus bermekaran setiap Minggunya.

Faizal Rangkuti dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kepulauan Riau (Kepri) mengatakan, terdapat 25 spot Rafflesia terbesar di sebuah area perbukitan dengan vegetasi hutan alami. Pemerintah desa setempat dan petugas kehutanan menjaga kawasan hutan tersebut dengan melakukan patroli rutin. Pemerintah juga melakukan verifikasi untuk penetapan kawasan itu sebagai perhutanan sosial.

Rafflesia memilik pertumbuhan yang unik karena bergantung pada tanaman inang. Mulai dari menempel di inang sampai mekar dengan warnanya yang orange dan kuning. Saat mekar bunga tersebut mengeluarkan gas berbau menyengat seperti amonia sebelum akhirnya layu dan membusuk secara alami dalam waktu sekitar empat hingga limahari.

Rafflesia di Anambas adalah unicom population yaitu, populasi baru yang sebelumnya tidak pernah tercatat bahwa di Anambas maupun wilayah kepulauan Riau ada Habitat Raflesia yang merupakan pendataan baru.

Kemunculan 25 raflesia dalam satu kawasan di Anambas tidak hanya menjadi catatan baru di kalangan peneliti. Namun secara ilmiah belum ada penelitian melakukan investigasi penyebab menjamurnya Rafflesia. Selain menjadi objek penelitian, lokasi raflesia kini mulai berkembang menjadi tujuan wisata edukasi alam di Anambas.

Kehadiran Rafflesia menunjukan bahwa ekosistim hutan di Anambas memiliki kondisi habitat yang relatif baik. Itulah sebanya, kekayaan hayati di pulau kecil seperti Anambas, tidak boleh diremehkan. (ELB/YPA)

Sumber berita : MongabayID

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....