Mengenal Sejarah Jam Gadang Bukittinggi

  • 25 Mei 2026 14:21 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Jam Gadang adalah sebuah menara setinggi 27 meter yang menjadi penanda atau ikon Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, Indonesia. Terdapat jam berukuran berdiameter 80 cm di empat sisi menara sehingga dinamakan Jam Gadang, dengan sebutan bahasa Minangkabau yang berarti Jam Besar. Melihat penelusuran penulis, Rahmat Irfan Denas, Jam Gadang diresmikan pada 25 Juli 1927.

Jam Gadang menjadi lokasi peristiwa penting pada masa sekitar kemerdekaan Indonesia, seperti pengibaran bendera merah putih (1945), Saat ini Jam Gadang menjelma menjadi objek wisata dengan perluasan taman sekitarnya. Taman tersebut menjadi ruang interaksi masyarakat baik pada hari kerja maupun pada hari libur. Jam Gadang di Bukittinggi dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda yaitu atas perintah Ratu Wilhelmina saat itu.

Ukuran dasar bangunan Jam Gadang yaitu, 6,5 x 6,5 meter, dan ditambah dengan ukuran dasar tangga selebar 4 meter. Dimana di bagian dalam menara jam terdiri dari lima tingkat teratas yang merupakan tempat penyimpanan bandul. Terdapat 4 jam dengan diameter masing masing 80 cm pada Jam Gadang. Jam tersebut digerakkan secara mekanik oleh mesin yang di datangkan langsung dari Rotterdam Belanda.

Selain sebagai penunjuk waktu, Jam Gadang pernah difungsikan sebagai pos pengamatan, terutama dalam situasi darurat seperti kebakaran, yang melanda pasar atas. Dari ketinggian menara petugas dapat mengawasi situasi sekitar dan membantu mengarahkan upaya pemadaman.

Jam Gadang di Bukittinggi di bangun tanpa menggunakan kerangka besi maupun semen. Menara ikonik ini direkatkan dengan menggunakan campuran tradisional yang terdiri dari batu kapur, putih telur, dan pasir putih. Campuran putih telur dan kapur berfungsi sebagai perekat tradisional yang terbukti kuat dan tahan lama. Pembangunan Jam Gadang dirancang oleh arsitek asli Minangkabau bernama, Yazid Rajo Mangkuto dan dibangun tqhun1926. (ELB/YPA)

Sumber berita : traveloka.com

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....