Workshop KBC MAN Lima Puluh Kota : Menuju Madrasah Vokasional Berkualitas Global

  • 23 Mei 2026 07:31 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Kab 50 Kota - Bagi memastikan kualitas pendidikan yang bermutu dan berdaya saing di pentas global MAN Lima Puluh Kota (23/05) menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan strategis tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Lima Puluh dengan pengalungan tanda peserta.

DR. H. Irwan,M.Ag selaku Plh Kakan Kemenag Lima Puluh Kota dalam arahannya menyampaikan Kementerian Agama mencanangkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Madrasah.

"Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) merupakan pendekatan pendidikan yang menjadikan cinta kasih sebagai landasan utama dalam proses pembelajaran. Kurikulum ini bukan untuk menggantikan kurikulum nasional yang sudah ada, melainkan menjadi "ruh" atau nilai tambah yang menekankan pendidikan karakter, kecerdasan emosional, dan humanisme."Tegasnya

Lebih lanjut ditegaskan, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) tidak terhenti pada inovasi metodologi pembelajaran, melainkan gerakan besar transformasi pendidikan madrasah yang menempatkan nilai cinta sebagai fondasi utama dalam seluruh proses pendidikan.

“Kurikulum Berbasis Cinta bukan hanya pendekatan teknis dalam pembelajaran, tetapi merupakan paradigma baru dalam membangun pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter. Cinta kepada Allah SWT, cinta kepada sesama manusia, cinta kepada ilmu, dan cinta kepada lingkungan harus menjadi ruh dalam setiap aktivitas pendidikan,” jelas Doktor jebolan UNP ini.

Disamping itu Kakan Kemenag mengurai berbagai program strategis yang telah eksis di lingkungan madrasah merupakan bagian dari penguatan Kurikulum Berbasis Cinta.

"Program wajib tahfidz bagi madrasah, program Kamis Puasa Sunnah (Kampus), Sedekah Subuh Berkah, merupakan elemen penting dalam melahirkan lulusan madrasah yang berkualitas, mampu berkiprah ditengah pusaran globalisasi. Saya bangga MAN Lima Puluh Kota memiliki komitmen yang terukur untuk mewujudkan madrasah vokasional. Kemenag Lima Puluh Kota akan terus memberikan dukungan terbaik bagi suksesnya program vokasional di MAN Lima Puluh Kota."jelas H.Irwan.

Terpisah H.Nur Ali Kepala MAN LIma Puluh Kota dalam sambutannya menyampaikan kegiatan workshop merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan madrasah dalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

"MAN Lima Puluh Kota terus berikhtiar bagi memastikan peningkatan kualitas layanan pendidikan salah satunya melalui kegiatan workshop hari ini."Jelas alumni PGA ini.

Terkait dengan program vokasional H.Nur Ali membeberkan, pihak madrasah telah mencanangkan program vokasional dengan berbagai keterampilan semenjak tahun lalu. "Tahun ini pihak madrasah terus berupaya menyempurnakan program tersebut, baik secara kelembagaan, saranan pendukung maupun pengelolaannya. Pihak madrasah telah menjalani berbagai kerjasama strategis lintas sektoral untuk mewujudkan MAN Lima Puluh Kota sebagai pusat pendidikan vokasional yang berkualitas global."Simpul H.Nur Ali penuh optimisme. (APP)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....