Dispora Sumbar Cetak Pemuda Berkualitas Lewat Pokir Rafdinal, DPD RI Apresiasi
- 17 Mei 2026 13:45 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora.) Provinsi Sumatera Barat 17 Mei hingga 20 Mei 2026 bertempat di Hotel Monopoli Bukittinggi adakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pemuda Pelatihan Publik Speaking Pemuda Angkatan III TA 2026 bahwa ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing pemuda melalui penguatan soft skill, komunikasi publik, dan pengembangan potensi diri generasi muda dihadiri Anggota Komite II DPD RI, H. Muslim M. Yatim, Lc.M.M, Wakil Wali Kota Bukittinggi ibnu Asis,STP, Ketua GOW Yasmiati, Kadispora Sumbar Mahdianur,SE.SH.M, Kabid Pemberdayaan Pemuda Sandy Waldi,S.Sos.M.Si, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat Rafdinal,SH.MH selaku pemiliki Dana Pokir dengan Narsum Arin & Nurul Amanda.

Kegiatan yang dilaksanakan tersebut diikuti sebanyak 55 orang peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Pelatihan ini merupakan angkatan ketiga setelah sebelumnya sukses dilaksanakan pada Angkatan I tanggal 9 s.d 12 April 2026 dan Angkatan II tanggal 16 s.d 19 April 2026 di Kabupaten Agam dengan jumlah peserta masing-masing sebanyak 55 orang
Dengan demikian, total peserta yang telah mengikuti kegiatan ini mencapai 165 orang pemuda Sumatera Barat mengusung tema "Meningkatkan kemampuan diri dan Komunikasi Pemuda Speaking with Confidence, Lead with impact diinisiasi melalui Dana Pokok Pikiran (Pokir.) Peningkatan Kreativitas Pemuda.



Anggota Komite II DPD RI, H. Muslim M. Yatim.,Lc.M.M, yang menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi Dispora Sumatera Barat dalam menghadirkan program-program pengembangan pemuda yang adaptif terhadap kebutuhan zaman dan kondisi terjadi saat ini merupakakan kerisauan bagi orang tua melihat generasi muda.

"kemampuan komunikasi publik merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda di era digital saat ini,"ujar muslim yatim

Pemuda Sumatera Barat harus mampu menjadi generasi yang berani tampil, mampu menyampaikan gagasan dengan baik, serta membawa nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat. Kemampuan komunikasi yang baik akan menjadi bekal penting dalam pendidikan, organisasi, dunia kerja, maupun kehidupan sosial,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pemuda di berbagai daerah di Sumatera Barat.
Melalui kegiatan Pelatihan Public Speaking bagi Pemuda ini, Dispora Provinsi Sumatera Barat berharap lahir generasi muda yang aktif, produktif, percaya diri, serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan daya saing pemuda di Sumatera Barat.
Sementara itu Wakil Wali Kota Bukittinggi ibnu Asis,STP sampaikan, selaku pemerintah daerah kota Bukittinggi sangat berterima kasih diadakan pelatihan dan ini bisa membentuk kepercayaan diri dari public speaking dan pak rafdinal sangat konsen memajukan kepemudaan dan hadir pada kali ini orang terpilih bahkan dirinya melihat pak Rafdinal dirinya pak Rafdinal sebagai Anggota DPR Sumbar sangan cincern dan peduli sekaitan Kepemudaan
Juga Kadispora Sumbar Mahdianur,SE.SH.MM sampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Menurutnya, penguatan soft skill pemuda sangat penting agar generasi muda memiliki aktivitas positif, ruang pengembangan diri, serta lingkungan yang sehat dan produktif.

Kegiatan seperti ini menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama untuk menghadirkan ruang-ruang positif bagi pemuda.
Ketika pemuda sibuk mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan kemampuan komunikasi, dan aktif dalam kegiatan positif, maka mereka akan lebih terarah dan terhindar dari berbagai penyimpangan sosial seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, maupun perilaku menyimpang lainnya,” tegas Mahdianur.
Ia juga menekankan bahwa pemuda Sumatera Barat harus menjadi generasi yang cerdas, santun, percaya diri, dan mampu menjaga nilai-nilai budaya serta moral di tengah perkembangan zaman.
Kegiatan seperti ini menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama untuk menghadirkan ruang-ruang positif bagi pemuda. Ketika pemuda sibuk mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan kemampuan komunikasi, dan aktif dalam kegiatan positif, maka mereka akan lebih terarah dan terhindar dari berbagai penyimpangan sosial seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, maupun perilaku menyimpang lainnya,” tegas Mahdianur.
Ia juga menekankan bahwa pemuda Sumatera Barat harus menjadi generasi yang cerdas, santun, percaya diri, dan mampu menjaga nilai-nilai budaya serta moral di tengah perkembangan zaman.
Hal senada diutarakan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Rafdinal,S.H.,M.H selaku pemilik Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) kegiatan sekaligus membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program peningkatan kapasitas pemuda yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Menurutnya, kemampuan komunikasi publik menjadi salah satu soft skill penting yang harus dimiliki pemuda di tengah perkembangan era digital dan persaingan global.

Disebutkan, Pemuda hari ini harus memiliki keberanian tampil, kemampuan menyampaikan ide, serta etika dalam berkomunikasi. Public speaking bukan hanya soal berbicara di depan umum, tetapi bagaimana pemuda mampu membawa pengaruh positif di lingkungan masyarakat
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang pengembangan diri bagi pemuda Sumatera Barat agar lebih percaya diri, aktif, kreatif, dan mampu bersaing secara positif di berbagai bidang.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Provinsi Sumatera Barat, Sandy Waldi, M.Si, selaku penanggung jawab teknis kegiatan menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang dengan pendekatan praktik dan pembelajaran yang lebih dekat dengan karakter generasi muda.
Selain menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang profesional, kegiatan ini juga melibatkan instruktur muda yang merupakan binaan dan alumni kegiatan kepemudaan Dispora Sumbar yang telah berpengalaman mendampingi berbagai pelatihan dan event kepemudaan.
“Para instruktur mendampingi peserta secara langsung pada sesi praktik, simulasi, dan penguatan kemampuan berbicara di depan umum. Pendekatan tutor sebaya ini membuat peserta lebih aktif, nyaman, dan mudah memahami materi,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan materi teoritis, tetapi juga mendorong peserta untuk mampu tampil percaya diri, membangun komunikasi efektif, dan meningkatkan kualitas diri sebagai pemuda yang produktif. (JM/RRi BKT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....