Retret Pemuda Sumbar Digelar di Manggopoh, Perkuat Nasionalisme & Kepemimpinan
- 05 Mei 2026 12:54 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Agam - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Barat menggelar kegiatan Retret Wawasan Kebangsaan Pemuda 2026 pada 5 hingga 7 Mei 2026 di Camping Ground Garuda Mas, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam.


Kegiatan ini merupakan bagian dari program Penyadaran, Pemberdayaan, dan Pengembangan Pemuda melalui sub kegiatan koordinasi, sinkronisasi, serta peningkatan kapasitas daya saing pemuda kader tingkat provinsi.

Retret ini didanai melalui Dana Pokok Pikiran (Pokir) Anggota Komisi IV DPRD Sumbar Ridwan Datuak Tumbijo, dan dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah. Kepala Dispora Sumbar Mahdianur, SE, SH, MM hadir mewakili Gubernur Sumatera Barat, didampingi Kabid Pemberdayaan Pemuda Sandi Waldy,.,M.Si serta Turut hadir pula Unsur kecamatan, serta Wali Nagari Manggopoh.
Sebanyak 66 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 38 peserta putra dan 28 peserta putri. Mereka berasal dari kalangan pemuda nagari, pelajar SMA/SMK, serta mahasiswa dari Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan Kota Padang, dengan rentang usia 16 hingga 30 tahun.
Fokus pada penguatan karakter dan nasional bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan karakter dan peningkatan wawasan kebangsaan generasi muda. Melalui pendekatan retret, peserta diajak mengikuti pembelajaran kolektif yang menekankan kedisiplinan, refleksi kebangsaan, serta penguatan nilai-nilai kebhinekaan.

Adapun Beberapa tujuan utama kegiatan ini antara lain: Menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air, Meningkatkan pemahaman tentang wawasan kebangsaan dan bela negara, Membentuk karakter pemuda yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa kepemimpinan, Mendorong lahirnya agen perubahan yang mampu menjaga persatuan bangsa serta Nilai lokal Minangkabau seperti falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) juga menjadi landasan penting dalam pembinaan peserta.
Kegiatan ini melibatkan narasumber dari berbagai unsur, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, DPRD Sumbar, serta pihak lain yang berkompeten di bidang kepemudaan dan wawasan kebangsaan. Selain itu, instruktur terdiri dari satu orang unsur TNI dan dua pemuda kader provinsi yang telah berpengalaman dalam pembinaan karakter dan kepemimpinan pemuda.
Mahdianur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda.
“Ini merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas dan daya saing pemuda sebagai generasi penerus pembangunan,” ujarnya.
Momentum pelaksanaan kegiatan di Nagari Manggopoh juga dinilai memiliki nilai historis yang kuat, karena daerah ini merupakan tanah kelahiran Siti Manggopoh, sosok pahlawan perempuan yang dikenal atas perjuangannya melawan penjajahan Belanda.
Nilai-nilai perjuangan Siti Manggopoh dinilai sangat relevan bagi generasi muda saat ini, di antaranya: Keberanian dalam melawan ketidakadilan, Cinta tanah air di atas kepentingan pribadi, Peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa, Pentingnya persatuan dalam perjuangan
Dalam kegiatan tersebut juga disoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti: Arus globalisasi dan pengaruh budaya luar, Perkembangan teknologi tanpa diimbangi literasi yang memadai, Ancaman ideologi yang melemahkan nilai kebangsaan, Masalah sosial seperti narkoba, tawuran, dan konflik kelompok.
Oleh karena itu, penguatan wawasan kebangsaan menjadi prioritas dalam mendukung visi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat: “Terwujudnya Sumatera Barat Madani yang Unggul dan Berkelanjutan.”
Melalui kegiatan ini, pemerintah menegaskan komitmen untuk: Menanamkan nilai dasar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, Membangun nasionalisme yang relevan dengan generasi muda, Membentuk pemuda yang disiplin, berintegritas, dan berjiwa pemimpin, Memperkuat jati diri pemuda Minangkabau berbasis ABS-SBK, Para peserta diharapkan mampu menjadi pelopor penguatan nilai kebangsaan, perekat persatuan, serta kontributor aktif dalam pembangunan daerah dan nasional,"tutupnya. (JM/RRI BKT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....