KPID Sumbar Latih Generasi Muda Melek Penyiaran, dan Media Sosial
- 04 Mei 2026 08:56 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Komisi Penyiaran Indonesia daerah (KPID) Sumatera Barat, menggelar program literasi media yang diikuti generasi muda Sumatera Barat.
Kegiatan ini merupakan bagian tugas KPID untuk menciptakan generasi yang peduli penyiaran dan cerdas bermedia sosial.
Ketua KPID Sumbar, Yusrin Trinanda, menyebutkan, partisipasi masyarakat dalam mengawasi media penyiaran adalah keharusan, karena media penyiaran punya pengaruh besar dalam tatanan kehidupan masyarakat.
"Partisipasi masyarakat dalam mengawasi media penyiaran tentu sangat penting, karena itu setiap saat KPID terus menggaungkan bagaimana peran masyarakat dalan mengawasi media penyiaran," katanya, Minggu, 3 Mei 2026 malam.
Selain itu ulas Yusrin Trinanda, dalam pelatihan ini juga diberikan pelatihan tentang cerdas bermedia sosial.
"Media sosial saat ini adalah kebutuhan, tapi tidak semua kebiasaan bermedia sosial berpengaruh positif, banyak hal hal negatif, ini yang harus diantisipasi," jelasnya.

Kegiatan yang digelar tanggal 3 hingga 7 Mei 2026 di Bukittinggi ini, merupakan program yang berasal dari Dana Pokok Pikiran Anggota DPRD Sumbar Daswipetra Dt Manjinjiang Alam.
Dalam pemaparannya, Daswippetra Dt Manjinjiang Alam, berharap, kegiatan ini bisa memberikan manfaat kepada generasi muda.
"Generasi muda jangan hanya menjadi objek dari media sosial, anak muda Sumbar harus bisa memanfaatkan media sosial untuk keuntungannya, baik keuntungan materi maupun keuntungan lain," terangnya.
Selain itu, Anggota DPRD Sumbar Komisi IV ini mengingatkan bahaya media sosial bisa merusak pondasi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK), dan budaya Sumatera Barat.
"Media sosial kini semakin liar dan tidak terkontrol, maka anak muda harus dibentengi dan diberikan pemahaman bagaimana bermedia sosial yang baik, dan bertanggung jawab," ungkapnya. (YPA/AGZ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....