Godzilla El Nino Mengancam, Kekeringan Panjang Segera Datang

  • 28 Mar 2026 08:31 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Bayangkan musim kemarau kali ini lebih panas, lebih kering, dan lebih panjang dari biasanya—itulah ancaman Godzilla El Nino yang diprediksi mulai April 2026. BRIN memperingatkan fenomena super ini diperkuat Indian Ocean Dipole positif, berpotensi memicu kekeringan ekstrem dan gagal panen di selatan Indonesia.

Fenomena ini menyebabkan permukaan laut Samudra Pasifik memanas ekstrem, memicu musim kemarau lebih panjang dan kering, terutama di wilayah selatan. Dampak potensial: kekeringan, gagal panen, dan stok air menipis.

IOD positif membuat air hangat terdorong ke barat Samudra Hindia, sementara air dingin naik di timur, menurunkan curah hujan dekat Sumatra dan Jawa. Wilayah utara justru bisa alami hujan lebih tinggi.

Erma Yulihastin, profesor riset BRIN, memperingatkan masyarakat selatan untuk mulai menyetok air. Pengalaman El Nino 2023 menunjukkan kekeringan parah dan gagal panen terjadi di Jawa, NTT, NTB, serta Papua selatan.

Durasi Godzilla El Nino diprediksi April–Oktober 2026, bersamaan dengan IOD+. Kondisi ini memberi tekanan ekstra pada ketahanan pangan dan air.

Masyarakat disarankan mulai antisipasi: simpan cadangan air, perhatikan irigasi pertanian, dan waspada kekeringan lokal. Kesadaran sejak awal bisa meminimalkan dampak serius.

Meski sebagian wilayah utara berpotensi banjir akibat curah hujan tinggi, fokus utama tetap kesiapan selatan menghadapi kemarau panjang. Adaptasi pola hidup dan pertanian jadi kunci menghadapi fenomena ekstrem ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....