Sekolah Tinggi tapi Bingung Arah? Fenomena Salah Jurusan yang Banyak Terjadi
- 27 Mar 2026 06:16 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Fenomena salah jurusan semakin sering dibicarakan di kalangan mahasiswa. Banyak yang merasa tidak cocok dengan bidang studinya.
Kondisi ini membuat sebagian mahasiswa kehilangan motivasi belajar. Mereka menjalani kuliah tanpa arah yang jelas.
Pemilihan jurusan sering dipengaruhi tekanan orang tua. Selain itu, tren dan gengsi juga ikut menentukan keputusan.
Menurut survei Indonesia Career Center Network, banyak mahasiswa tidak sesuai minat. “Sebagian besar mengaku jurusannya tidak sesuai passion.”
Kurangnya informasi saat memilih jurusan menjadi faktor penting. Banyak siswa belum memahami potensi dan minat dirinya.
American College Testing menyebut pentingnya perencanaan karier sejak dini. “Pemahaman diri membantu memilih jalur pendidikan yang tepat.”
Dampak salah jurusan bisa memengaruhi masa depan karier. Lulusan merasa ragu menentukan langkah setelah kuliah.
Selain itu, tingkat stres akademik juga meningkat. Mahasiswa merasa tertekan dengan materi yang tidak diminati.
Menurut laporan OECD, keterlibatan siswa memengaruhi keberhasilan belajar. “Minat terhadap bidang studi meningkatkan hasil akademik.”
Beberapa mahasiswa akhirnya memilih pindah jurusan atau berhenti. Namun, keputusan ini tidak selalu mudah untuk diambil.
Kesadaran akan pentingnya mengenal diri semakin diperlukan. Dengan begitu, pilihan pendidikan bisa lebih tepat dan terarah. (APS)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....