Waspada Keamanan Data Pribadi di Era Big Data

  • 27 Jan 2026 23:26 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Di balik kemudahan yang ditawarkan teknologi Big Data, terdapat risiko keamanan data pribadi yang harus diwaspadai oleh setiap individu. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat dalam menjaga data sensitif menjadi benteng pertahanan utama di dunia digital yang serba terbuka.

Dalam dialog di Podcast BRIN, Peneliti Ahli BRIN, Dr. Purnomo Husnul Khotimah menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam membagikan informasi pribadi di media sosial. Data seperti tanggal lahir atau nama ibu kandung merupakan informasi krusial yang sering digunakan dalam sistem keamanan perbankan.

"Untuk sistem, tidak ada yang bisa menjamin 100 persen aman. Namun, itu kembali ke pribadi kita masing-masing bagaimana mengetahui pentingnya data pribadi tersebut," tegas Purnomo dalam diskusi tersebut.

Ia juga memperingatkan fenomena peretasan akun media sosial yang digunakan untuk menyebarkan tautan berbahaya (link) kepada orang terdekat. Banyak masyarakat yang terjebak karena merasa percaya dengan pengirimnya, tanpa menyadari akun tersebut telah dikuasai pihak lain.

Mengenai akses terhadap data kesehatan, Purnomo memastikan bahwa penggunaan data medis tidak bisa dilakukan sembarangan. Terdapat prosedur ketat, mulai dari persetujuan pasien hingga uji kode etik penelitian, untuk menjamin bahwa data tersebut dimanfaatkan secara bertanggung jawab dan terlindungi. (DR/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....