Pengertian Istilah Abrasi

  • 28 Nov 2025 23:23 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Abrasi adalah suatu peristiwa pengikisan tanah yang disebabkan oleh gelombang air laut serta adanya pasang surut air laut. Baik itu, gelombang air laut atau pasang surut air laut, kedua-duanya sama-sama memiliki sifat merusak.

Oleh karena itu, tanah pada garis pantai akan rusak jika secara terus menerus terkena gelombang air laut dan pasang surut air laut.

Hampir sama dengan pengertian abrasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), abrasi adalah pengikisan batuan oleh angin, air, atau es yang mengandung bahan yang sifatnya merusak.

Terjadinya peristiwa abrasi ini tidak selamanya disebabkan karena faktor alam saja, tetapi bisa juga disebabkan karena perilaku manusia. Jika dibiarkan begitu saja, perlahan-lahan tapi pasti daerah pantai akan semakin berkurang.

Abrasi yang disebabkan karena faktor alam (pasang surut air laut dan gelombang laut) akan selalu terjadi. Meskipun begitu, kita tetap masih bisa mengurangi kerusakan pesisir pantai karena abrasi. Dengan meminimalisir dampak kerusakan tersebut, maka pengikisan tanah pada pesisir pantai tidak menyusut atau berkurang secara signifikan.

Secara sederhana, terjadinya abrasi berupa sedimen yang berada di pesisir pantai terbawa air laut dalam jumlah yang lebih besar atau sudah melewati ambang batas. Oleh sebab itu, jika hal seperti itu terus terjadi, maka sedimen pada pesisir pantai bukan hanya berkurang, tetapi perlahan-lahan akan habis.

Ombak pantai yang tidak bisa dipecah bisa menyebabkan abrasi yang akan merugikan ekosistem, lingkungan, dan penduduk sekitar pantai. Untuk mencegah hal itu, bisa dilakukan dengan memberikan material beton disekitaran pantai, sehingga ombak pantai bisa terpecah dan abrasi pun terhindarkan.

Material beton pengamanan pantai sangatlah beragam, kamu bisa menemukannya dalam buku Beton dan Teknologi Pracetak Pada Bangunan Pengamanan Pantai.

Mencegah terjadinya abrasi dan erosi pantai bisa dikatakan sebagai keharusan agar ekosistem dan lingkungan di sekitar pantai tidak rusak. Salah satu cara agar hal itu bisa terwujud adalah dengan menerapkan teknologi PEGAR. Teknologi PEGAR merupakan singkatan Pemecah Gelombang Ambang Rendah. Membangun teknologi PEGAR .(ALT/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....