Serigala Arktik, Identitas Ilmiah dan Status Konservasi
- 01 Jul 2025 23:44 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi: Serigala Arktik memiliki nama ilmiah Canis lupus arctos. Nama ini berasal dari bahasa Latin, di mana Canis berarti anjing, lupus berarti serigala, dan arctos mengacu pada wilayah Arktik, sehingga secara harfiah berarti "serigala Arktik".
Melansir website Internasional Fund for Animal Welfare (IFAW) www.ifaw.org, sebagai subspesies dari serigala abu-abu, serigala Arktik telah tercatat dalam Daftar Merah IUCN. Saat ini, mereka dikategorikan sebagai spesies yang "paling tidak perlu dikhawatirkan" atau Least Concern,. yang berarti risiko kepunahan mereka masih rendah secara global.
Sebelumnya, antara tahun 1982 hingga 1995, serigala Arktik sempat terdaftar sebagai spesies yang rentan. Namun, pada tahun 1996, status mereka diperbarui menjadi lebih aman karena populasi mereka cukup stabil dan habitat mereka masih relatif terlindungi.
Habitat alami serigala Arktik yang terpencil dan dingin membantu menjauhkan mereka dari interaksi langsung dengan manusia. Tidak seperti kerabatnya di wilayah lain, mereka tidak diburu secara aktif atau terusir oleh pembangunan manusia.
Meski demikian, ancaman tetap ada, terutama dari perubahan iklim global. Pemanasan suhu Arktik dan mencairnya es dapat mengganggu ekosistem tempat mereka hidup, dan jika tidak ditangani, status konservasi mereka bisa saja berubah di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....