Dubes Palestina Terpukau Pesona Jam Gadang, Naik ke Puncak Bersama Istri
- 03 Okt 2026 19:08 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Kunjungan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Mr. Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari, ke Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (3/10/2026) pagi, tidak hanya menjadi momentum silaturahmi bersama masyarakat dan jamaah, tetapi juga menghadirkan pengalaman berkesan ketika diplomat Palestina tersebut menyaksikan langsung salah satu ikon kebanggaan Ranah Minang, Jam Gadang.
Didampingi sang istri, Dubes Palestina menyempatkan diri menikmati suasana Kota Bukittinggi dan mengunjungi Jam Gadang. Kunjungan tersebut semakin istimewa ketika ia bersama istrinya berkesempatan menaiki hingga ke puncak Jam Gadang, didampingi Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis dan Ketua DPRD Kota Bukittinggi Syaiful Efendi.
Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Dari ketinggian Jam Gadang, Dubes Palestina dapat melihat panorama Kota Bukittinggi yang dikenal sebagai salah satu kota wisata bersejarah di Sumatera Barat.
Keindahan arsitektur Jam Gadang yang berdiri kokoh di jantung kota menjadi daya tarik tersendiri. Bangunan bersejarah itu tidak sekadar menjadi penunjuk waktu, tetapi telah melekat sebagai simbol identitas Kota Bukittinggi sekaligus salah satu ikon wisata yang dikenal luas.
Ekspresi kekaguman terlihat ketika Dubes Palestina menikmati pemandangan kota dari bagian atas Jam Gadang. Bersama istrinya, ia mengabadikan suasana dan menikmati pengalaman berada di salah satu bangunan yang menjadi kebanggaan masyarakat Bukittinggi.
Kehadiran Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis dan Ketua DPRD Kota Bukittinggi Syaiful Efendi turut membuat kunjungan tersebut berlangsung semakin hangat. Keduanya mendampingi tamu negara itu mengenal lebih dekat kawasan Jam Gadang dan lingkungan pusat Kota Bukittinggi.
Bagi Dubes Palestina, pengalaman menaiki Jam Gadang menjadi bagian menarik dari kunjungannya ke Bukittinggi. Setelah sebelumnya hadir di tengah jamaah dan masyarakat, kesempatan melihat langsung ikon kota dari dekat memberikan warna tersendiri dalam agenda kunjungan tersebut.
Jam Gadang sendiri memiliki daya tarik yang kuat karena berada di kawasan pusat kota dan dikelilingi berbagai destinasi bersejarah. Dari kawasan ini, wisatawan dapat merasakan denyut kehidupan Kota Bukittinggi yang berpadu antara sejarah, budaya, perdagangan, dan kehidupan masyarakat.
Suasana pagi Bukittinggi juga menambah kesan tersendiri. Udara yang sejuk, keramaian masyarakat, serta latar perbukitan yang menjadi ciri khas kota wisata tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi tamu dari Palestina itu.
Kunjungan Dubes Palestina bersama istri ke puncak Jam Gadang sekaligus memperlihatkan bagaimana sebuah ikon daerah dapat menjadi jembatan pertemuan antarmanusia dan antarbangsa.
Di tengah kunjungan diplomatik dan silaturahmi, suasana berlangsung cair. Tidak terlihat sekat formal yang kaku. Percakapan dan kebersamaan antara Dubes Palestina, istrinya, Wakil Wali Kota Bukittinggi, serta Ketua DPRD Kota Bukittinggi berlangsung dalam nuansa persahabatan.
Jam Gadang pun menjadi saksi sebuah momen yang tidak biasa. Dari bangunan bersejarah yang menjadi kebanggaan masyarakat Bukittinggi tersebut, seorang diplomat Palestina bersama istrinya menikmati panorama kota sambil merasakan langsung keramahan masyarakat Sumatera Barat.
Bagi masyarakat Bukittinggi, kehadiran Dubes Palestina juga menjadi sebuah kehormatan. Palestina selama ini memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Sumatera Barat, yang dikenal memiliki perhatian besar terhadap perkembangan dan perjuangan masyarakat Palestina.
Kehadiran Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari di Bukittinggi menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan persahabatan, sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya daerah kepada perwakilan diplomatik Palestina.
Tidak hanya Jam Gadang, Bukittinggi juga menyimpan banyak jejak sejarah yang menjadi bagian penting perjalanan bangsa Indonesia. Kota ini memiliki berbagai destinasi bersejarah, mulai dari kawasan peninggalan perjuangan kemerdekaan hingga bangunan yang berkaitan dengan tokoh-tokoh nasional.
Karena itu, perjalanan menuju puncak Jam Gadang bukan sekadar kunjungan wisata. Di baliknya terdapat perjumpaan antara sejarah, budaya, diplomasi, dan keramahan masyarakat.
Momen tersebut semakin menarik karena Dubes Palestina hadir bersama sang istri. Keduanya menikmati perjalanan ke puncak Jam Gadang dalam suasana santai, ditemani jajaran pimpinan daerah Kota Bukittinggi.
Dari puncak Jam Gadang, panorama Kota Bukittinggi terbentang dengan latar perbukitan dan kawasan perkotaan. Pemandangan tersebut menjadi pengalaman yang berbeda bagi tamu yang datang dari jauh dan pertama kali merasakan langsung suasana salah satu kota bersejarah di Sumatera Barat.
Kekaguman terhadap Jam Gadang sekaligus menjadi gambaran bahwa warisan sejarah lokal mampu memberikan pengalaman universal. Sebuah bangunan yang dibangun sebagai penanda waktu kini telah berubah menjadi simbol kota, destinasi wisata, sekaligus ruang perjumpaan masyarakat dari berbagai daerah dan negara.
Bagi Bukittinggi, kunjungan tersebut tentu menjadi momen yang membanggakan. Ikon kota tidak hanya dinikmati oleh masyarakat lokal dan wisatawan domestik, tetapi juga mendapat perhatian dari tamu diplomatik yang datang dari Palestina.
Kunjungan Dubes Palestina itu pun meninggalkan cerita tersendiri. Di antara kesibukan agenda silaturahmi, terdapat sebuah perjalanan singkat menuju puncak Jam Gadang yang menghadirkan pengalaman penuh kesan.
Jam Gadang pagi itu bukan sekadar berdiri sebagai penanda waktu. Ia menjadi latar sebuah perjumpaan hangat antara Palestina dan Bukittinggi—sebuah pertemuan yang menyatukan keramahan, sejarah, budaya dan persahabatan dalam satu momen yang berkesan.
Dari puncak Jam Gadang, Dubes Palestina bersama istrinya menyaksikan langsung wajah Bukittinggi. Kota yang sejuk dan sarat sejarah itu seakan memberikan sambutan tersendiri kepada tamu istimewa yang datang membawa pesan persahabatan dari Palestina.
Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling berkesan dari kunjungan H.E. Mr. Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari di Kota Bukittinggi, sekaligus memperlihatkan bahwa Jam Gadang bukan hanya kebanggaan Bukittinggi, tetapi juga mampu menjadi jendela yang memperkenalkan pesona Ranah Minang kepada dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....