Duta Besar Belarus Terpukau Pesona Bukittinggi, Cicip Pisang Kapik hingga Kopi

  • 01 Okt 2026 14:03 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Kunjungan pertama Duta Besar Belarus untuk Indonesia, Raman Ramanouski, ke Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, meninggalkan kesan mendalam. Kota yang dikenal sebagai salah satu pusat sejarah, budaya, dan pariwisata Minangkabau itu menyambut kedatangannya dengan keramahan khas Ranah Minang di Hotel Monopoli Bukittinggi

Setibanya di Bukittinggi, Raman Ramanouski disambut langsung oleh Kepala Koordinator Penanggung Jawab Istana Bung Hatta Zulkarnain,S.Sos.

Penyambutan tersebut menjadi awal dari perjalanan yang tidak hanya memperkenalkan sejumlah destinasi wisata, tetapi juga membawa sang diplomat lebih dekat dengan kekayaan budaya dan kuliner tradisional masyarakat Minangkabau.

81.43%

Dalam kunjungannya, Raman Ramanouski tidak hanya disuguhi makanan modern. Ia juga mendapat kesempatan mencicipi sejumlah kuliner tradisional yang selama ini menjadi bagian dari identitas masyarakat Bukittinggi, di antaranya Pisang Kapik dan Kopi Bukik Apik.

Pisang Kapik menjadi salah satu sajian yang menarik perhatiannya. Kuliner tradisional berbahan dasar pisang yang dibakar dan disajikan dengan cita rasa khas tersebut memberikan pengalaman tersendiri bagi sang duta besar.

Tidak berhenti pada makanan, secangkir Kopi Bukik Apik juga turut melengkapi pengalaman kulinernya. Cita rasa kopi lokal yang disajikan dalam suasana khas Bukittinggi membuat kunjungan tersebut terasa semakin dekat dengan kehidupan masyarakat setempat.

Menariknya, saat memperkenalkan dirinya kepada Radio Republik Indonesia, Raman Ramanouski mencoba menggunakan bahasa Minang. Meski pengucapannya masih sedikit terpatah-patah, upayanya menggunakan bahasa daerah tersebut justru memperlihatkan antusiasmenya untuk mengenal budaya masyarakat Minangkabau.

Sapaan dengan bahasa Minang itu menjadi momen yang cukup menarik. Di tengah kunjungannya sebagai seorang diplomat, Raman Ramanouski berusaha membangun komunikasi dengan pendekatan budaya yang sederhana namun penuh makna.

Raman Ramanouski menyampaikan terima kasih atas sambutan luar biasa yang diterimanya selama berada di Bukittinggi.

Ia mengaku mendapatkan pengalaman yang menyenangkan selama berkeliling kota yang memiliki sejarah panjang tersebut. Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah kesempatan menaiki puncak Jam Gadang.

Dari kawasan ikonik tersebut, ia dapat melihat suasana Kota Bukittinggi sekaligus merasakan secara langsung salah satu simbol yang paling melekat dengan identitas kota wisata itu.

Selain Jam Gadang, Raman Ramanouski juga diajak melihat Ngarai Sianok. Panorama alam yang membentang dengan lembah hijau dan tebing yang menjadi salah satu daya tarik wisata Bukittinggi itu memberikan pengalaman berbeda selama kunjungannya.

Perjalanan kemudian berlanjut dengan pengenalan sejarah perjuangan bangsa Indonesia, termasuk jejak Pemerintahan Darurat Republik Indonesia di Istana Bung Hatta.

Bagi Raman Ramanouski, kunjungan tersebut tidak hanya tentang menikmati keindahan sebuah kota, tetapi juga memahami bagaimana sejarah Indonesia melekat kuat dalam kehidupan masyarakat Bukittinggi.

Di sela perjalanan, pengalaman kuliner juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Raman Ramanouski mengaku makanan yang dicicipinya memiliki cita rasa yang sangat baik. Ia menilai sajian yang diberikan kepadanya terasa enak dan kaya akan cita rasa.

Menurutnya, makanan yang dicicipinya juga memberikan pengalaman yang berbeda karena memiliki karakter yang sangat original,"tutupnya (JM/RRI BKT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....