Tim Evaluator UNESCO Tiba di Sumbar, Geopark Ranah Minang Silokek Jalani Validasi

  • 16 Agt 2026 19:56 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO ID,Kab Padang Pariaman — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memastikan kesiapan untuk mendukung proses evaluasi Aspiring UNESCO Global Geopark (aUGGp) Ranah Minang Silokek di Kabupaten Sijunjung. Evaluasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat upaya Ranah Minang Silokek menuju pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, saat menyambut kedatangan Tim Evaluator UNESCO bersama Tim Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) di VIP Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (16/8/2026).

Arry mengatakan, Pemprov Sumbar menyambut baik kedatangan tim evaluator yang akan melakukan proses validasi terhadap aUGGp Ranah Minang Silokek. Pemerintah daerah, menurutnya, siap mendukung seluruh rangkaian evaluasi agar dapat berjalan lancar dan memberikan gambaran yang utuh mengenai potensi serta pengelolaan Geopark Ranah Minang Silokek.

“Kita menyambut baik kedatangan tim evaluator UNESCO dan KNGI. Ini merupakan kesempatan bagi kita untuk menunjukkan potensi Ranah Minang Silokek sekaligus melihat sejauh mana pengelolaannya telah memenuhi standar yang ditetapkan,” ujar Arry.

Menurutnya, proses evaluasi tersebut tidak hanya penting dari sisi pengakuan internasional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan keberadaan geopark memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat, khususnya melalui pengembangan pariwisata berkelanjutan, pelestarian lingkungan dan budaya, serta penguatan ekonomi masyarakat setempat.

“Yang paling penting, bagaimana geopark ini tidak hanya menjadi sebuah status atau pengakuan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan,” katanya.

Arry menambahkan, Geopark Ranah Minang Silokek memiliki kekayaan dan keunikan yang menjadi modal penting untuk dikembangkan. Karena itu, proses evaluasi diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperlihatkan berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah bersama pemangku kepentingan dalam menjaga dan mengembangkan kawasan tersebut.

“Potensi geologi, keanekaragaman hayati, dan kekayaan budaya yang dimiliki harus kita jaga. Pada saat yang sama, potensi tersebut harus mampu dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” lanjutnya.

Tim Evaluator UNESCO bersama Tim KNGI dijadwalkan melakukan validasi aUGGp Ranah Minang Silokek selama lima hari, mulai 16 hingga 21 Agustus 2026. Selama proses tersebut, tim akan melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan pengelolaan geopark di Kabupaten Sijunjung.

Sebelumnya, UNESCO telah menetapkan jadwal evaluasi aUGGp dan revalidasi UNESCO Global Geopark (UGGp) tahun 2026 bagi sejumlah geopark di Indonesia, termasuk Geopark Ranah Minang Silokek yang saat ini berstatus Aspiring UNESCO Global Geopark.

Sekda berharap seluruh pihak yang terlibat dapat memberikan dukungan terbaik selama proses evaluasi berlangsung. Menurutnya, evaluasi tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mendapatkan masukan yang konstruktif bagi penguatan pengelolaan Geopark Ranah Minang Silokek ke depan.

“Kita berharap proses evaluasi ini berjalan dengan baik dan seluruh masukan dari tim evaluator nantinya dapat menjadi bahan bagi kita untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pengelolaan geopark,” pungkas Arry. (adpsb/bud)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....