Kedubes Jerman dan Goethe Insitut Gandeng UNP dalam Diklatnas Guru Bahasa Jerman
- 12 Agt 2026 17:24 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Universitas Negeri Padang (UNP) menjadi tuan rumah pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bahasa Jerman bagi guru-guru Bahasa Jerman dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Jerman melalui Kedutaan Besar Jerman di Indonesia bersama Goethe-Institut dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik Bahasa Jerman di Indonesia.
Diklat yang diikuti 30 guru dari berbagai wilayah di Indonesia tersebut berlangsung selama kurang lebih tujuh pekan, mulai 22 Juni hingga 12 Agustus 2026, bertempat di Hotel dan Pusat Diklat UNP By Pass Padang.

Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste, yang hadir mengunjungi sekaligus menutup rangkaian diklat pada Kamis (12/8/2026). Dubes Jerman didampingi Rektor UNP Krismadinata, Ph.D. serta Direktur Institut Indonesia Constanze Michel.
Rektor UNP Krismadinata, Ph.D. menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung dan akomodatif terhadap pelaksanaan program peningkatan kompetensi guru Bahasa Jerman tersebut. UNP dipercaya menjadi lembaga penyelenggara pelatihan karena dinilai memiliki kapasitas dalam mendukung program pendidikan berskala internasional.
“Kita sangat akomodatif dan mendukung program pelatihan guru ini. UNP ditunjuk dan dipercayai sebagai lembaga penyelenggara pelatihan ini,” ujar Krismadinata.
Menurutnya, kepercayaan tersebut sejalan dengan capaian UNP di tingkat internasional, khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas. UNP tercatat berada pada peringkat 34 dunia dalam pemeringkatan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk Goal 4 atau Quality Education.
Selain pelaksanaan diklat, hubungan UNP dengan Pemerintah Jerman juga semakin diperkuat melalui berbagai program kerja sama. Salah satunya ditandai dengan peresmian German Corner di Gedung Library dan Sistem Informasi UNP oleh Dubes Jerman.
“Ke depan akan ada beberapa agenda yang telah disepakati dengan pihak Kedutaan Besar Jerman dan Goethe-Institut,” kata Rektor UNP.
Kerja sama UNP dengan perguruan tinggi di Jerman juga telah berlangsung sebelumnya, terutama dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan dosen. Tercatat, sebanyak enam dosen UNP telah menyelesaikan pendidikan doktoral (S3) di Jerman, sementara sejumlah dosen lainnya tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi ke negara tersebut.
Sementara itu, Wakil Rektor IV UNP Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Internasional, Dr.rer.nat. Deski Beri, M.Si., mengatakan pelaksanaan diklat mendapat respons positif dari pihak Kedutaan Besar Jerman maupun Goethe-Institut.
Ia menyebut, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut membuka peluang untuk kembali menyelenggarakan program serupa pada tahun berikutnya.
“Ya, kita sangat puas atas penyelenggaraan kegiatan diklat Bahasa Jerman karena langsung dilatih oleh pihak Goethe-Institut. Dengan kerja sama ini menambah kinerja untuk pencapaian IKU kita,” tegas Deski Beri, yang juga merupakan lulusan salah satu perguruan tinggi di Jerman.
Menurutnya, pelaksanaan program tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi para guru peserta diklat, tetapi juga memperkuat posisi UNP sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun jejaring dan kerja sama internasional.
Ke depan, sinergi antara UNP, Kedutaan Besar Jerman, dan Goethe-Institut diharapkan terus berkembang melalui berbagai program pendidikan, pengembangan kompetensi, pertukaran akademik, serta kerja sama kebudayaan. (Er/Humas UNP)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....