GISO USIM Malaysia Lawatan ke FUAD UIN Bukittinggi
- 10 Agt 2026 20:01 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi — Rombongan mahasiswa Global Islamic Student Outreach (GISO) Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) melakukan lawatan dan diskusi ke Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Senin (10/8/2026).
Lawatan tersebut disambut langsung oleh Dekan FUAD UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Prof. Dr. Syafwan Rozi, IO LP2M Dr. Irwandi, Wakil Dekan III Dr. Nurlizam, Kabag Tata Usaha, dosen dan tenaga kependidikan FUAD lainnya di Aula FUAD lantai III.


Rombongan GISO USIM berjumlah 15 mahasiswa dan didampingi pensyarah pengiring Muhammad bin Hashim, Pensyarah Kanan Program Dakwah dan Pengurusan Islam, Fakulti Kepemimpinan dan Pengurusan (FKP) USIM.
Kegiatan lawatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi antara mahasiswa GISO USIM dengan mahasiswa FUAD UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi melalui pelaksanaan program bersama yang akan dilaksanakan khusus di lingkungan kampus UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

Selain membangun kerja sama dalam bidang kegiatan mahasiswa, lawatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah dan silaturrahmi antara mahasiswa USIM Malaysia dengan mahasiswa FUAD UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Pertemuan mahasiswa dari kedua negara diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengalaman, wawasan keislaman dan budaya akademik.

Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Prof. Silfia Hanani menyambut baik kedatangan mahasiswa GISO USIM ke kampus UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian penting dalam memperkuat hubungan internasional sekaligus memberikan pengalaman akademik dan sosial kepada mahasiswa.
“Kita menyambut baik lawatan mahasiswa GISO USIM ini. Pertemuan seperti ini bukan hanya membangun hubungan kelembagaan, tetapi juga memperkuat ukhuwah antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia. Mahasiswa perlu memiliki pengalaman berinteraksi dan berkolaborasi dengan mahasiswa dari negara lain,” ujar Prof. Silfia Hanani.
Ia mengatakan, kolaborasi mahasiswa lintas negara sejalan dengan semangat internasionalisasi UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Melalui kegiatan tersebut mahasiswa tidak hanya belajar di dalam ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam membangun komunikasi dan kerja sama pada tingkat internasional.
Pensyarah pengiring GISO USIM Muhammad bin Hashim mengatakan, lawatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa USIM untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik dan kehidupan mahasiswa di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Ia juga menambahkan bahwa keindahan alam dan suasana kota Bukittinggi memberikan kesan yang sangat mendalam, dengan udara sejuk serta panorama perbukitan yang menenangkan. Selain itu, beliau turut mengamati kekayaan budaya bahasa Minangkabau yang masih hidup dalam keseharian masyarakat. Menurutnya, bahasa Minang di Bukittinggi memiliki logat yang sedikit berbeda dengan di Payakumbuh, di mana logat di Payakumbuh terdengar lebih halus dan lembut.
“Kami sangat berbesar hati dapat datang ke UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dan bertemu dengan warga FUAD. Lawatan ini diharapkan dapat menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan membina hubungan yang lebih dekat antara mahasiswa USIM dengan mahasiswa UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi,” katanya.
Menurut Muhammad bin Hashim, kegiatan GISO juga tidak hanya berorientasi pada kunjungan, tetapi bagaimana mahasiswa dapat membangun jaringan dan melaksanakan kegiatan yang memberikan manfaat kepada masyarakat serta institusi yang dikunjungi.
Sementara itu, Dekan FUAD UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Prof. Dr. Syafwan Rozi mengatakan, pihaknya menyambut baik kedatangan rombongan GISO USIM. Menurutnya, kehadiran mahasiswa Malaysia tersebut menjadi kesempatan bagi FUAD untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dengan perguruan tinggi Islam di tingkat internasional.
“Kita sangat menyambut baik kegiatan ini. Kehadiran mahasiswa GISO USIM memberikan ruang bagi mahasiswa FUAD untuk berinteraksi, berdiskusi dan membangun program bersama. Ini merupakan bagian dari penguatan jejaring internasional FUAD,” ujar Prof. Syafwan Rozi.
Ia menambahkan, kolaborasi mahasiswa tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan lawatan, tetapi dapat dilanjutkan dalam bentuk program-program bersama yang memberikan manfaat bagi mahasiswa kedua institusi.
“Kita berharap pertemuan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan. Mahasiswa USIM dan mahasiswa FUAD dapat saling belajar, saling berbagi pengalaman dan bersama-sama mengembangkan kegiatan yang bernilai akademik, sosial dan keislaman,” katanya.
Kegiatan lawatan dan diskusi tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Mahasiswa GISO USIM dan mahasiswa FUAD UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi berkesempatan berinteraksi dan membangun komunikasi sebagai bagian dari penguatan hubungan mahasiswa kedua perguruan tinggi.
Lawatan GISO USIM ini sekaligus memperlihatkan bahwa kerja sama internasional perguruan tinggi tidak hanya dibangun melalui kerja sama antarlembaga, tetapi juga dapat tumbuh melalui interaksi dan kolaborasi langsung antarmahasiswa
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....