Gusrizal Dorong Sinergi Australia–Indonesia dalam Silaturahmi Kapolda Sumbar
- 06 Agt 2026 10:00 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Ada pertemuan yang sekadar mempertemukan dua tokoh. Namun ada pula pertemuan yang membawa harapan lebih besar, tentang bagaimana membangun jembatan, mempererat persahabatan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Nuansa itulah yang terasa dalam pertemuan perdana Tokoh Masyarakat Sumatera Barat Dr. H. Gusrizal Dt. Salubuak Basa, putra Ladang Laciah, Bukittinggi, yang juga berperan sebagai Penghubung Pemerintah Australia untuk Sumatera Barat, dengan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy,S.IK. Kamis pagi, 6 Agustus 2026.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolda Sumbar, Jalan Jenderal Sudirman, Padang, tersebut berlangsung dalam suasana hangat, lancar dan penuh kekeluargaan.

Bagi Gusrizal, perjumpaan ini bukan sekadar kunjungan silaturahmi kepada pimpinan baru Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Lebih jauh, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membuka lembaran baru sinergi dan komunikasi dalam memperkuat hubungan serta kerja sama yang membawa nama Sumatera Barat dalam konteks hubungan bilateral Australia–Indonesia.
Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy sendiri merupakan pejabat yang kini dipercaya memimpin Polda Sumbar setelah rotasi pimpinan di tubuh Polri. Sebelumnya, ia juga pernah berdinas di wilayah Sumatera Barat, termasuk di Polres Padang, sehingga memiliki pengalaman dan kedekatan tersendiri dengan karakter masyarakat Ranah Minang.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal strategis dan aktual turut menjadi pembahasan, terutama mengenai pentingnya membangun komunikasi, sinergi dan kolaborasi yang semakin baik antara berbagai unsur di Sumatera Barat.
Gusrizal menyampaikan harapan agar hubungan baik yang selama ini telah terjalin dengan jajaran kepolisian, termasuk dengan Kapolda Sumbar sebelumnya, dapat terus dipelihara dan ditingkatkan. Pada dasarnya kita tidak ingin ada kegaduhan di Kabupaten Kota di Sumatera Barat yang akan mengganggu stabilitas dalam negeri.
Pergantian kepemimpinan, menurutnya, bukan berarti memutus mata rantai hubungan yang telah dibangun. Sebaliknya, menjadi kesempatan untuk memperluas ruang kerja sama dan melahirkan gagasan-gagasan baru yang lebih konstruktif.
Membangun Jembatan Dua Negara dari Ranah Minang
| Baca juga: Ini Tanggung Jawab Siapa |
Sebagai Penghubung Pemerintah Australia untuk Sumatera Barat, Gusrizal melihat Sumatera Barat memiliki posisi penting dalam membangun hubungan masyarakat kedua negara.
Australia dan Indonesia bukan hanya memiliki hubungan antarpemerintah, tetapi juga hubungan antarmanusia yang dapat tumbuh melalui pendidikan, kebudayaan, masyarakat, ekonomi, keamanan dan berbagai bidang lainnya.
Karena itu, komunikasi lintas lembaga dan lintas tokoh menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan.
Dari Ranah Minang, jembatan persahabatan itu diharapkan terus tumbuh.
Bukan semata-mata berbicara mengenai kepentingan dua negara, tetapi bagaimana hubungan bilateral tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumatera Barat.
Dalam konteks itulah, keberadaan kepolisian juga dinilai memiliki posisi strategis.
Kepolisian bukan hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan penegakan hukum. Lebih dari itu, institusi kepolisian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat.
Polisi bersentuhan langsung dengan masyarakat, mendengar persoalan mereka, menjaga keamanan, membangun rasa aman dan menjadi salah satu wajah negara yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Polisi dan Falsafah Hidup Masyarakat Minangkabau
Sumatera Barat memiliki karakter masyarakat yang kuat dengan adat dan nilai-nilai keagamaan.
Falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” bukan sekadar ungkapan, tetapi menjadi landasan penting dalam kehidupan sosial masyarakat Minangkabau.
Karena itu, pendekatan kepolisian yang humanis, berbudaya dan mampu memahami nilai-nilai lokal diyakini akan semakin mendekatkan institusi Polri dengan masyarakat.
Di sinilah pengalaman dan kedekatan Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy dengan Sumatera Barat menjadi modal penting.
Pimpinan kepolisian yang memahami karakter masyarakat setempat akan lebih mudah membangun komunikasi dari hati ke hati.
Sebab keamanan bukan hanya persoalan hukum.
Keamanan juga lahir dari kepercayaan.
Dan kepercayaan tumbuh dari komunikasi, keteladanan serta kehadiran yang dirasakan masyarakat.
Dari Silaturahmi Menuju Sinergi
Pertemuan Gusrizal Dt. Salubuak Basa dengan Kapolda Sumbar menjadi pesan bahwa membangun Sumatera Barat tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri.
Diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dunia pendidikan, dunia usaha hingga masyarakat internasional.
Semua dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.
Terlebih dalam membangun hubungan Australia–Indonesia, Sumatera Barat memiliki banyak potensi yang dapat diperkenalkan dan dikembangkan.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari komunikasi yang semakin intensif dan terbuka.
Sebuah komunikasi yang tidak berhenti di ruang kerja Kapolda, tetapi dapat berlanjut menjadi kerja nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Bagi Gusrizal, hubungan baik yang telah dirintis selama ini harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Sementara bagi kepolisian, sinergi dengan berbagai elemen masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.
Pada akhirnya, pertemuan itu menyimpan satu pesan sederhana namun mendalam:
Ketika silaturahmi dijaga, kepercayaan tumbuh. Ketika kepercayaan tumbuh, sinergi menjadi kuat. Dan ketika sinergi terbangun, hubungan antarmanusia, antarlembaga bahkan antarnegara dapat menghadirkan manfaat yang jauh lebih besar.
Minangkabau yang menjunjung adat dan agama, semangat membangun jembatan persahabatan Australia–Indonesia kembali menemukan ruangnya.
Sebuah jembatan yang diharapkan bukan hanya menghubungkan dua negara, tetapi juga mendekatkan masyarakat, memperkuat persaudaraan dan membuka jalan bagi kebaikan yang lebih luas bagi Sumatera Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....