Mengapa Pengangguran di Thailand Sangat Rendah? Ini Penjelasannya

  • 22 Jul 2026 18:32 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Siapa sangka Thailand memiliki tingkat pengangguran yang sangat rendah, sekitar 0,9 persen. Salah satu penyebabnya adalah beragamnya lapangan pekerjaan yang tersedia di berbagai sektor ekonomi. Selain ditopang oleh industri manufaktur dan ekspor, Thailand juga memiliki sektor pariwisata, pertanian, perdagangan, serta jasa yang mampu menyerap jutaan tenaga kerja.

Di sektor pariwisata, banyak masyarakat bekerja sebagai pemandu wisata, staf hotel, resepsionis, pramusaji restoran, koki, hingga pengemudi transportasi wisata. Industri ini menjadi salah satu penyumbang lapangan kerja terbesar karena Thailand merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Asia.

Sektor manufaktur juga menjadi tulang punggung ekonomi Thailand. Banyak tenaga kerja bekerja di pabrik otomotif, elektronik, makanan dan minuman, tekstil, serta pengolahan karet. Thailand dikenal sebagai salah satu pusat produksi kendaraan dan komponen otomotif terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Di bidang pertanian, masyarakat bekerja sebagai petani padi, karet, tebu, singkong, buah-buahan tropis, serta nelayan dan pelaku budidaya perikanan. Hasil pertanian dan perikanan tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga menjadi komoditas ekspor yang penting.

Selain itu, sektor jasa dan perdagangan terus berkembang dengan profesi seperti guru, tenaga kesehatan, pegawai perbankan, pekerja teknologi informasi, tenaga administrasi, karyawan ritel, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Keberagaman profesi inilah yang membuat pasar kerja Thailand relatif dinamis dan mampu menjaga tingkat pengangguran tetap rendah.

Pada tahun 2022, Thailand memiliki produk domestik bruto (PDB/GDP) sekitar US$536 miliar. Perekonomian negara ini ditopang oleh sektor manufaktur, pariwisata, pertanian, serta industri jasa yang terus berkembang. Selain itu, sektor ekspor memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi Thailand.

Pada 2021, nilai ekspor Thailand mencapai sekitar 58% dari total PDB, menunjukkan tingginya ketergantungan ekonomi terhadap perdagangan internasional. Kinerja ekspor yang kuat membantu menciptakan lapangan kerja di berbagai sektor, mulai dari industri pengolahan hingga logistik.

Stabilitas ekonomi Thailand juga didukung oleh cadangan devisa internasional yang besar dan kondisi neraca transaksi berjalan yang secara historis cenderung kuat pada banyak periode. Kombinasi faktor-faktor tersebut membantu menjaga kepercayaan investor, mendorong aktivitas ekonomi, serta memperluas peluang kerja bagi masyarakat.(TW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....