Mahasiswa UIN Bukittinggi Jalani KKN Internasional di Malaysia

  • 17 Jun 2026 08:11 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional. Program strategis yang dikemas dalam bentuk KKN Plus Antarabangsa ini diikuti enam mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang telah dinyatakan lolos seleksi.

Pelepasan KKN Internasional ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Silfia Hanani. Turut mendampingi Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat, Dr. Muhiddinur Kamal beserta jajaran, Wakil Rektor Urusan Kemasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Dr. Edi Rosman, dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Aidil Alfin, Ph. D.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UIN Bukittinggi, Dr. Arjoni, menyampaikan KKN internasional 2026 di Malaysia dijadwalkan berlangsung selama hampir satu bulan, terhitung mulai tanggal 18 Juni hingga 13 Juli 2026, bertempat di Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan (FSSK), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Bangi, Selangor.

Dalam arahannya, Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Silfia Hanani, mengungkapkan apresiasi yang luar biasa terhadap pelaksanaan program berskala internasional ini. Menurutnya, KKN Internasional bukan sekadar pemenuhan kurikulum akademik, melainkan sebuah lompatan strategis untuk membentuk pola pikir global mahasiswa sekaligus memperkuat rekognisi lembaga di tingkat Asia Tenggara.

"Kami sangat bangga dan mendukung penuh pelepasan mahasiswa KKN Internasional ke Universiti Kebangsaan Malaysia. Ini adalah wujud nyata dari komitmen UIN Bukittinggi dalam melakukan internasionalisasi institusi. Melalui kolaborasi dengan FSSK UKM, mahasiswa kita tidak hanya belajar teori sosial, tetapi langsung terjun memetakan masalah nyata dan mendampingi komunitas niaga di Malaysia. Kami berharap mereka mampu menjaga nama baik almamater, menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, dan membawa pulang inovasi yang bermanfaat bagi tanah air," ujar Prof. Silfia Hanani saat memberikan sambutan dalam acara pelepasan keberangkatan peserta KKN internasional, Rabu (15/6/2026).

Berdasarkan cetak biru atur cara yang dirilis Pusat International Office UIN Bukittinggi, agenda akademik dan pengabdian masyarakat ini dirancang sangat padat dan terstruktur. Kepala Pusat International Office UIN Bukittinggi, Dr. Irwandi, menyampaikan pekan pertama akan diawali dengan orientasi budaya, kuliah umum mengenai sains pembangunan, serta kunjungan komparatif studi wisata halal ke Bukittinggi yang diintegrasikan sebagai media promosi destinasi kuliner Minangkabau oleh mahasiswa UIN kepada civitas akademika UKM.

Memasuki minggu kedua, lanjutnya, mahasiswa akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk menyusun rancangan bisnis melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC) serta memformulasikan perencanaan konten profil media sosial guna mendongkrak visibilitas lembaga pengabdian tersebut secara digital," jelas Irwandi.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Bukittinggi,

Dr. Muhiddinur Kamal, menyampaikan fokus utama KKN ini terletak pada penguatan kapasitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah Bangi. "Dibimbing oleh pakar dari UKM, mahasiswa akan melakukan metodologi pemetaan sosial komprehensif bagi komunitas niaga setempat," jelasnya.

Data hasil pemetaan tersebut, lanjut Muhiddinur Kamal, kemudian diwujudkan dalam bentuk wawancara mendalam serta pendampingan pembuatan video promosi kreatif berbasis digital.

Menurutnya menjelang akhir program, seluruh peserta KKN diwajibkan melakukan refleksi hasil kajian lapangan yang diarahkan langsung pada penulisan draf jurnal ilmiah bereputasi di bawah bimbingan tim dosen di UKM.()

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....