Dato' Sahariman bin Hamdan; Homestay Malaysia di Subsidi

  • 08 Okt 2025 17:04 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN,Bukittinggi; Presiden Homestay Malaysia Association Dato' Sahariman bin Hamdan sampaikan bahwa Keberadaan Homestay di Malaysia dengan yang ada di Indonesia tidak ada bedanya namun perhatian lebih diberikan kerajaan Negara Malaysia memberikan subsidi hingga 50 % dalam pendirian Homestay diutarakan Rabu (8/10/2025) pagi di Istana Bung Hatta Bukittinggi dalam Acara The 2nd event of Asean Homestay Forum (AHF) 2025.

Acara dilakukan tersebut berlangsung hingga 11 September selain kunjungi Kota Jam Gadang Bukittinggi juga Kab Solok, Tanah Datar dan Kota Padang karena memiliki potensi besar dalam pengembangan homestay dan wisata berbasis budaya lokal dengan diikuti 245 orang peserta juga dihadiri; Ketua Umum Indonesia Home Stay Association (IHSA) Pusat Hentje Alvy Pongoh,SE.MM, Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sumbar Wahendra Wahid mewakili Gubernur, JFT Adytama Kepariwisataan Dinas Pariwisata Kota Buttinggi Sulastri Tatrawarsa bertemakan: “Unity In Motion Toward ASEAN Homestay Sustainability” atau “Persatuan dalam Gerakan Menuju Keberlanjutan Homestay ASEAN” menghadirkan para pelaku dan pegiat usaha Homestay dari Indonesia dan Asia Tenggara.

" Homestay berdiri didaerahnya lebih kearah jalin partnership dengan pemerintah kerajaan Malaysia,"ujar sahariman

Dalam hal ini disinggung paket Homestay dijual pada pengunjung lebih kearah pengalaman / experience dan bukan menyaingi atas keberadaan hotel yang ada telah berdiri.

Sementara itu, Ketua Umum IHSA Pusat Hentje Alvy Pongoh,SE.MM akui Bukittinggi memilki paket komplit pariwisata.

Juga Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sumbar Wahendra Wahid mewakili Gubernur sampaikan bahwa Sumbar memiliki potensi ekonomi kreatif di bidang pariwisata.

Sinergi antara ekonomi kreatif dan industri pariwisata bukan hanya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, tapi juga memperkuat identitas budaya lokal di mata dunia menuju arah pembangunan pariwisata berbasis komunitas juga pelaksanaan ASEAN Homestay Forum 2025 memiliki sejumlah tujuan strategis dalam mendukung pariwisata komunitas di kawasan Asia Tenggara serta meningkatkan kualitas dan standar homestay di negara-negara ASEAN.

Forum ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta praktik terbaik dalam pengelolaan homestay sesuai ASEAN Homestay Standard, mendorong kerja sama regional di bidang pariwisata komunitas termasuk Melalui forum ini, jejaring dan kolaborasi antara pengelola homestay, pemerintah, serta pelaku industri pariwisata lintas negara akan semakin diperkuat.

Dengan begitu Ajang internasional ini akan mempertemukan pelaku homestay, pegiat ekonomi kreatif, akademisi, serta pejabat lintas negara anggota ASEAN dalam sebuah forum yang berfokus pada pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism,"sebutnya

Dari kegiatan pelatihan, diskusi, serta pameran yang diselenggarakan dalam forum akan membantu peserta memperdalam kemampuan manajemen, pemasaran digital, pelayanan tamu, hingga penerapan prinsip keberlanjutan lingkungan

Selain itu, AHF 2025 juga menjadi platform pertukaran ide dan inovasi, tempat bertemunya pelaku industri, akademisi, dan pemerintah dalam mengembangkan konsep homestay yang menarik serta kompetitif di pasar global serta pelaksanaan forum ini diharapkan dapat memperkuat citra ASEAN sebagai destinasi wisata yang ramah dan autentik, dengan menonjolkan keunikan kehidupan lokal serta keramahtamahan masyarakat yang menjadi karakter khas kawasan ini,"tutupnya. (JM/RRI BKT)

google-preference
Audio
Putar Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....