Upaya Penanggulangan Kemiskinan di Tanah Datar Tunjukkan Hasil Positif

  • 06 Okt 2026 11:48 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mencatatkan tren penurunan angka kemiskinan yang konsisten hingga mencapai 3,59 persen pada tahun 2025. Capaian ini dipaparkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan yang dipimpin Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly di Aula Bappedalitbang, Jumat, 2 Oktober 2026.

Berdasarkan data Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2025–2029, angka 3,59 persen tersebut menunjukkan penurunan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya, yakni 4,54 persen pada 2021, 4,26 persen pada 2022, 4,16 persen pada 2023, dan 4,28 persen pada 2024.

Capaian tersebut menempatkan tingkat kemiskinan Kabupaten Tanah Datar secara konsisten berada di bawah rata-rata Provinsi Sumatera Barat sebesar 5,35 persen, serta jauh di bawah rata-rata nasional yang berada pada angka 8,47 persen pada tahun 2025.

Wakil Bupati Ahmad Fadly menyampaikan, keberhasilan menekan angka kemiskinan merupakan hasil kerja keras bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan program-program terintegrasi. Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan tidak berpuas diri agar dampaknya makin dirasakan merata.

Arah kebijakan penanggulangan kemiskinan Kabupaten Tanah Datar periode 2025–2029 difokuskan pada tiga pilar utama, yaitu program penyelamatan (protektif) melalui bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan akses terhadap layanan dasar dan infrastruktur.

Sinergi melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan, sekaligus menyelaraskan program strategis daerah dengan kebijakan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Rhn)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....