Tingkatkan Layanan, Pemkab Pasbar Dukung Rencana Pembangunan Kantor Imigrasi
- 13 Agt 2026 08:37 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Pasaman Barat - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyatakan komitmennya mendukung rencana pembangunan Kantor Imigrasi di daerah tersebut. Pemkab Pasbar akan menyiapkan dan memetakan aset tanah milik daerah yang dapat digunakan sebagai lokasi pembangunan.
Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Bupati Pasaman Barat Yulianto dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat Arvin Gumilang di ruang kerja bupati, Senin 10 Agustus 2026 beberapa waktu lalu.
Dalam pertemuan itu, turut hadir Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian Zulmanur Arif serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Agam Kizlar Assad.
Bupati Yulianto mengatakan Pemkab Pasbar menyambut baik rencana pembangunan Kantor Imigrasi. Menurutnya, keberadaan kantor tersebut akan memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan keimigrasian tanpa harus bepergian ke daerah lain.
“Rencana pembangunan Kantor Imigrasi, Pemkab sudah mempertimbangkan lahannya di Pasaman Barat. Tepatnya ada di beberapa lokasi seperti di belakang kantor bupati dan kawasan perkantoran Padang Tujuh,” kata Yulianto saat dikonfirmasi, Kamis 13 Agustus 2026.
Namun, ia mengatakan sejumlah opsi lokasi tersebut masih perlu ditinjau, termasuk disesuaikan dengan tata ruang dan ketentuan yang berlaku.
“Tentu perlu kita survei serta disesuaikan dengan tata ruang. Untuk beberapa opsi baru nanti kita ajukan izin dengan dinas terkait,” ujarnya.
Yulianto menilai kawasan perkantoran pemerintahan di Simpang Empat menjadi salah satu lokasi yang ideal untuk pembangunan Kantor Imigrasi. Lokasi tersebut dinilai mudah dijangkau masyarakat sekaligus memungkinkan integrasi dengan layanan pemerintahan lainnya.
“Sebagusnya memang di daerah perkantoran. Coba nanti dipastikan aset kita di wilayah Simpang Empat mana yang kita ambil dan karena beberapa aset sudah kita hibahkan untuk kemajuan pembangunan Pasaman Barat. Setelah ini kita tinjau sesuai tata ruang,” katanya.
Pemkab Pasbar bersama jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat selanjutnya akan melakukan pemetaan terhadap sejumlah aset daerah yang berpotensi digunakan.
Pemetaan tersebut dilakukan untuk memastikan lahan yang dipilih memenuhi persyaratan teknis, sesuai tata ruang, serta strategis dari sisi akses pelayanan masyarakat.
Sebelumnya, Kakanwil Ditjen Imigrasi Sumbar Arvin Gumilang mengatakan pembangunan Kantor Imigrasi di Pasaman Barat memiliki nilai strategis. Selama ini, masyarakat Pasbar harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk memperoleh layanan keimigrasian, termasuk ke Bukittinggi maupun Kota Padang.
“Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat sangat kita butuhkan untuk membangun Kantor Imigrasi ini. Karena jarak tempuh antara Pasaman Barat dengan Bukittinggi maupun Kota Padang cukup jauh,” kata Arvin.
Ia berharap koordinasi antara Ditjen Imigrasi dan Pemkab Pasbar terus diperkuat, terutama dalam proses penyediaan lahan dan penentuan lokasi pembangunan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pasaman Barat Yosmar Difia, sejumlah kepala bagian, serta unsur terkait lainnya.
Dengan dukungan penyediaan lahan dari Pemkab Pasbar, rencana pembangunan Kantor Imigrasi diharapkan dapat segera memasuki tahapan selanjutnya sehingga pelayanan keimigrasian bagi masyarakat di daerah itu semakin mudah dan dekat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....