Kementerian Ekonomi Kreatif Laksanakan Inkubasi Startup Jasa TIK di Bukittinggi
- 13 Agt 2026 07:48 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Sektor Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan tulang punggung transformasi digital nasional sekaligus akselerator utama dalam memulihkan dan memperkuat ekonomi kreatif pasca bencana di berbagai daerah, khususnya Pulau Sumatera.
Di tengah upaya transformasi digital tersebut, tantangan besar muncul pada tahun 2025 ketika bencana banjir melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana ini tidak hanya berdampak pada infrastruktur fisik, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi kreatif lokal yang sedang tumbuh.
Dalam situasi ini, pemanfaatan ekonomi kreatif berbasis digital menjadi instrumen krusial untuk membangun kembali mata rantai bisnis masyarakat dan mendorong pemulihan ekonomi wilayah yang lebih resilien.
| Baca juga: Upaya capai target pencegahan inflasi |
Sebagai bentuk dukungan pemulihan, Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menginisiasi program Ekraf Peduli yang difokuskan untuk memberikan pendampingan agar para pelaku ekonomi kreatif mampu bangkit melalui pendekatan yang adaptif terhadap teknologi.
Pemerintah berkomitmen mempercepat pemulihan ekonomi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Direktorat Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di bawah Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi mengambil peran strategis.
Pemanfaatan teknologi informasi dijadikan sebagai alat utama untuk merekonstruksi ekosistem ekonomi kreatif yang terdampak bencana.
Dengan target pembinaan bagi 150 startup terpilih di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada tahun 2026, program ini diharapkan dapat membangun fondasi kuat bagi startup digital Indonesia.
Kehadiran program ini tidak hanya menghasilkan startup dengan kemampuan teknis, manajerial, dan daya saing global, tetapi juga menciptakan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan lokal serta mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi kreatif nasional yang berkelanjutan.
Inkubasi Startup Jasa TIK - Ekraf Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca bencana ini dilakasanakan di Aula Istana Bung Hatta Bukittinggi pada hari Rabu (12/8/26) dan diikuti oleh 150 peserta yang memiliki usaha di bidang jasa TIK dan Ekonomi Kreatif.
Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, membuka kegiatan didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi, Rofie Hendria, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Bukittinggi, Nauli Handayani.
Dalam sambutannya, Rismal Hadi, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Ekonomi Kreatif karena telah memilih Bukittinggi sebagai kota pelaksanaan Inkubasi Startup Jasa TIK.
"Pemerintah Kota Bukittinggi mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Ekonomi Kreatif karena telah memilih Bukittinggi sebagai kota pelaksanaan Inkubasi Startup Jasa TIK dalam rangka memulihkan dan memperkuat ekonomi kreatif pasca bencana di akhir tahun 2025 yang lalu," ujarnya.

Direktur Aplikasi dan Plt Direktur Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif, Tri Wahyudi, berharap agar kegiatan ini harus berlanjut dan diaplikasikan secara nyata setelah workshop ini selesai dilaksanakan.
"Kementerian Ekonomi Kreatif akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap peserta setelah workhsop selesai. Harapannya tentu saja ada dampak positif yang didapatkan oleh para pelaku ekonomi kreatif di Bukittinggi," ungkapnya.
Kegiatan Inkubasi Startup Jasa TIK - Ekraf Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca bencana ini menghadirkan Dr. Kuntjoro Pinardi, M.Sc., Ph.D,. Wakil Rektor ISTN Bidang Transformasi, dan Deddy Rahman, S.T., Digital Branding Strategist & Growth Communication Specialist sebagai narasumber. (PB/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....