Kejuaraan Tenis Yunior TDP Piala Bupati 2026 Resmi Digelar
- 01 Jul 2026 08:29 WIB
- Bukittinggi
Tenis Yunior Bupati Cup 2026 Diikuti Atlet Lintas Provinsi
RRI.CO.ID, Tanah Datar – Kejuaraan Tenis Yunior TDP Piala Bupati Tanah Datar ke-4 resmi digulirkan di Lapangan Tenis Pagaruyung, Batusangkar. Turnamen bergengsi tingkat nasional ini menjadi panggung unjuk kemampuan bagi puluhan atlet tenis cilik potensial yang datang dari berbagai penjuru tanah air.
Agenda makro tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Datar, Alfrdanus Hadi, mewakili Bupati Eka Putra. Dalam pidato sambutannya, Sekda menegaskan bahwa konsistensi penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan instrumen strategis pemerintah daerah untuk menggalakkan budaya olahraga sekaligus menggembleng kualitas fisik generasi muda.
"Olahraga tenis lapangan ini bersifat inklusif, dapat dimainkan oleh lintas generasi dari anak-anak hingga lansia. Kita menaruh harapan besar, dari lapangan Pagaruyung ini akan lahir jajaran petenis masa depan yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa di kancah internasional," ujar Sekda.
Sekda menambahkan, para petenis belia yang berpartisipasi dalam turnamen ini secara tidak langsung telah mengasah aspek fundamental kedewasaan. Olahraga tenis dinilai efektif dalam mengonstruksi kekuatan fisik, ketahanan mental, serta ketajaman kognitif anak melalui stimulasi pengambilan keputusan dan taktik selama bertanding.
Apresiasi tinggi juga dilayangkan oleh Ketua PELTI Sumatra Barat, Syahrial Bakhtiar. Pihaknya memuji komitmen kolektif PELTI dan Pemkab Tanah Datar yang sukses menjaga kontinuitas kejuaraan klasifikasi Turnamen Diperhitungkan PN Pelti (TDP) ini setiap tahunnya. Menurutnya, pematangan performa atlet muda tidak akan tercapai tanpa adanya suplai jam terbang (match feel) yang kompetitif.
"Jam terbang dalam atmosfer pertandingan resmi adalah kunci utama perkembangan prestasi atlet. Tanah Datar telah mengambil peran penting sebagai salah satu barometer pembinaan tenis usia dini di Sumatra Barat," ungkap Syahrial.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Minda Imran, memaparkan bahwa daya tarik turnamen edisi keempat ini meluas secara masif. Animo tinggi tidak hanya datang dari kluster regional Sumatra, melainkan menembus batas pulau.
"Konformasi kepesertaan mencatat para atlet berasal dari Medan, Riau, kabupaten dan kota se-Sumatra Barat, bahkan ada delegasi yang datang jauh dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur," urai Minda.
Di samping akselerasi prestasi olahraga, perhelatan berskala nasional ini juga terbukti memberikan dampak turunan (multiplier effect) yang positif bagi ekosistem ekonomi kerakyatan di Batusangkar. Lonjakan okupansi terlihat nyata pada lini bisnis penginapan, homestay, perhotelan, hingga geliat transaksi pada sektor industri kuliner lokal. (dni/mtw)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....