Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Puji Inovasi "Kembali ke Surau" Polres Tanah Datar
- 01 Jul 2026 08:29 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Tanah Datar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melayangkan apresiasi mendalam kepada Kepolisian Resor (Polres) Tanah Datar atas komitmen nyata dalam mendekatkan institusi Polri dengan tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat luas. Salah satu instrumen keberhasilan yang disorot adalah efektivitas program unggulan bertajuk "Kembali ke Surau".
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, dalam sambutannya pada kegiatan Doa Bersama Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Masjid Nur Ihsan Al Madani Polres Tanah Datar. Bupati menilai inovasi berbasis kearifan lokal ini sangat unik dan menjadi satu-satunya program yang diterapkan di jajaran Polres se-Sumatra Barat.
"Ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah aksi nyata. Berdasarkan catatan di lapangan, sudah banyak masjid, musala, atau surau yang dikunjungi oleh jajaran Polres Tanah Datar. Ini adalah langkah konkret dalam menjaga ketertiban dan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)," ujar Bupati.
Menyikapi adanya rotasi kepemimpinan di tubuh Polres Tanah Datar, Bupati secara khusus mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Kapolres selama bertugas di Luhak Nan Tuo. Bupati berharap jajaran pejabat utama Polres Tanah Datar, khususnya Wakapolres, dapat menjaga konsistensi program "Kembali ke Surau" agar dampaknya bisa terus dirasakan secara meluas.
Sementara itu, Kapolres Tanah Datar, AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, menjelaskan bahwa agenda doa bersama ini merupakan bagian dari refleksi pengabdian institusi dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Ia menambahkan, Masjid Nur Ihsan Al Madani yang menjadi lokasi acara saat ini tengah dalam tahap pembangunan intensif untuk dijadikan fasilitas publik.
Masjid tersebut dirancang khusus dengan mengadopsi arsitektur spiritual Kota Suci Madinah Munawwarah, yang diproyeksikan menjadi pusat keagamaan sekaligus destinasi wisata religi ikonik di Sumatra Barat. Kapolres menitipkan kelanjutan pembangunan masjid ini agar kelak dapat menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Tanah Datar.
| Baca juga: Hari Keluarga Nasional 2026 |
Selain aspek spiritual, momentum Hari Bhayangkara kali ini juga diwarnai aksi penegakan norma sosial. Kapolres Tanah Datar menyerahkan dokumen komitmen bersama berupa Letter of Intent (LoI) dari seluruh Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kabupaten Tanah Datar kepada Bupati Eka Putra.
Dokumen tersebut menegaskan kesepakatan kolektif niniak mamak dalam menolak dan melarang aktivitas LGBT di wilayah Tanah Datar guna mengantisipasi penyakit masyarakat. Otoritas kepolisian berharap aspirasi adat tersebut dapat dikonversi oleh pemerintah daerah menjadi payung hukum yang kokoh, baik berbentuk Peraturan Bupati (Perbup) maupun Peraturan Daerah (Perda).
Sebagai wujud penguatan dukungan publik, dalam waktu dekat juga akan diselenggarakan aksi pembentangan kain panjang pada momen Car Free Day (CFD) untuk penggalangan tanda tangan bersama. Gerakan ini menjadi representasi ketegasan seluruh elemen dalam menjaga marwah daerah yang memegang teguh filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). (Rhn)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....