Buka MTQ Nasional ke-43 Tingkat Kabupaten, Bupati Tekankan Transparansi Penilaian
- 22 Jun 2026 22:05 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, TANAH DATAR – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, secara resmi membuka pergelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-43 Tingkat Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026. Upacara pembukaan yang berlangsung meriah dan khidmat ini dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Nagari Simabur, Kecamatan Pariangan, pada Jumat, 19 Juni 2026.
Dalam pidato kebudayaan dan religiusnya, Bupati Eka Putra mengaku sangat terharu atas dipilihnya Pariangan sebagai tuan rumah. Mengingat statusnya sebagai nagari tertua (*nagari tuo*) di Minangkabau, perhelatan MTQ ini dinilai menjadi simbol kuat kebangkitan kembali spirit *Luhak Nan Tuo* yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
Namun, momentum pembukaan ajang dua tahunan ini diwarnai dengan peringatan keras dari orang nomor satu di Tanah Datar tersebut. Eka Putra menegaskan komitmennya terhadap transparansi penuh dan melayangkan ancaman konkret demi membela mentalitas para kafilah.
"Kepada Dewan Hakim, saya berpesan agar memberikan penilaian secara terbuka dan seadil-adilnya. Jika ditemukan adanya kecurangan dalam proses penilaian, saya tidak segan menghentikan pelaksanaan MTQ ini," tegas Eka Putra.
Lebih jauh, Bupati secara blak-blakan meluapkan kekecewaannya terhadap penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Sumatra Barat pada beberapa edisi sebelumnya yang dinilai masih diwarnai indikasi bias penilaian dan ketidaktransparanan dewan hakim. Dirinya menegaskan tidak akan ragu mengambil langkah ekstrem jika hal serupa kembali terulang di tingkat regional.
"Kalau dalam ajang MTQ tingkat provinsi selanjutnya masih terulang hal yang demikian, mungkin Tanah Datar tidak akan ikut. Karena saya tidak ingin hal-hal yang seperti ini merusak mental peserta maupun *official*. Kami siap kalah dalam kompetisi, tapi kompetisi yang sportif," cetus Bupati bernada tinggi.
Gayung bersambut, Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, mengamini bahwa esensi utama MTQ bukanlah sekadar seremonial rutin, melainkan momentum strategis untuk menginternalisasi nilai Al-Quran dalam kehidupan publik, sekaligus merawat tali silaturahmi antar-kecamatan.
Ketua Pelaksana yang juga Camat Pariangan, Miza Aziz, melaporkan agenda syiar Islam ini akan bergulir selama lima hari penuh, terhitung mulai 19 hingga 23 Juni 2026. Sebanyak 744 kafilah utusan dari 14 kecamatan se-Tanah Datar dipastikan siap berlaga memperebutkan gelar terbaik di 12 cabang perlombaan yang disediakan.
Prosesi pembukaan ini turut dikawal oleh kehadiran Wakil Bupati Ahmad Fadly, Anggota DPRD Sumbar H. Rony Mulyadi Dt. Bungsu, Staf Ahli Gubernur Sumbar Jasman, Kakanwil Kemenag Sumbar Abrar Munandar, Sekda Abdurrahman Hadi, jajaran Forkopimda, serta tokoh masyarakat adat se-Tanah Datar. (tim)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....