MTQ Nasional ke-43 Tingkat Kabupaten Tanah Datar Dimulai

  • 22 Jun 2026 22:03 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, TANAH DATAR – Sebanyak 744 kafilah dari 14 kecamatan se-Kabupaten Tanah Datar siap unjuk kemampuan pada pergelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-43 Tingkat Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026. Kompetisi syiar Islam bergengsi ini dipusatkan di Kecamatan Pariangan.

Ajang religi yang berlangsung selama lima hari ini dijadwalkan bergulir sejak Jumat, 19 Juni hingga Selasa, 23 Juni 2026. Pergelaran tahun ini mengusung tema besar “MTQ Nasional sebagai Wahana Membumikan Al-Quran, Mempererat Ukhuwah Islamiyah dan Melahirkan Generasi Qurani yang Berprestasi".

Camat Pariangan sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Miza Azis, menguraikan bahwa MTQ ke-43 ini mementaskan berbagai cabang perlombaan yang didistribusikan di 12 lokasi (venue). Lapangan Sepak Bola Nagari Simabur didapuk sebagai venue utama, sementara 11 lokasi lainnya tersebar di enam nagari di wilayah Pariangan.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, secara tegas menginstruksikan seluruh dewan hakim dan panitia untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, serta transparansi penuh, terutama dalam mekanisme akumulasi nilai peserta.

“MTQ harus dilaksanakan secara jujur, transparan, dan profesional. Nilai peserta harus ditampilkan secara terbuka sehingga seluruh pihak dapat melihat hasil penilaian dengan jelas. Jangan ada sedikit pun kecurangan dalam pelaksanaannya supaya tidak timbul prasangka buruk dari para kafilah yang tampil,” tegas Eka Putra.

Bupati juga melayangkan apresiasi tinggi kepada pemuka masyarakat Nagari Simabur, panitia, serta warga lokal yang telah menunjukkan kelapangan hati menyediakan rumah pemondokan bagi ratusan kafilah tamu.

Sinyal positif turut dilemparkan oleh Staf Ahli Gubernur Sumatra Barat Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Jasman Rizal. Dirinya menilai pemilihan Pariangan sebagai tuan rumah sangat bernilai filosofis tinggi bagi ketahanan budaya dan mentalitas generasi muda Minangkabau.

“Tanah Datar sebagai Luhak Nan Tuo merupakan pusat peradaban adat Minangkabau, terlebih Pariangan dikenal sebagai salah satu nagari tertua. Melalui lantunan ayat suci Al-Quran, kita sedang memperkuat spiritualitas generasi muda agar tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan penyakit sosial, seperti jerat narkoba dan perilaku menyimpang,” urai Jasman Rizal.

Di sisi lain, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf Kanwil Kemenag Sumbar, Abrar Munanda, membeberkan catatan impresif di mana Tanah Datar sukses mengukuhkan diri sebagai daerah perdana yang mengeksekusi MTQ tingkat kabupaten/kota di Sumatra Barat pada tahun berjalan ini.

“Berdasarkan catatan kami, tahun ini Tanah Datar menjadi kabupaten/kota pertama di Sumatra Barat yang melaksanakan MTQ tingkat daerah. Kami berharap ajang ini mampu menyaring qari dan qariah terbaik untuk diproyeksikan menjadi pelita syiar Al-Quran di tingkat provinsi kelak,” pungkas Abrar. (Tim IKP)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....