Gelar Forum Kemitraan Kesehatan, Perkuat Komitmen Pelayanan Bagi Masyarakat
- 20 Jun 2026 21:43 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, TANAH DATAR – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memperkuat komitmen dalam mendongkrak kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Langkah ini dipertajam melalui pelaksanaan Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan dan Pemangku Kepentingan Tingkat Kabupaten Tanah Datar Semester I Tahun 2026 di Emersia Hotel Batusangkar pada Kamis, 18 Juni 2026.
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Defiyanna Sayodase, Kepala BPJS Kesehatan Batusangkar Syafrudin, Kepala Bappeda Litbang Adriyanti Rustam, Kepala BPKD Audia Savitri, Sekretaris BKPSDM Yayuk Yusnitasari, Sekretaris Dinas Kesehatan, serta perwakilan manajemen puskesmas dan rumah sakit swasta se-Tanah Datar.
Bupati Tanah Datar dalam hal ini diwakili oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Setda, Dedi Tri Widono. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa forum evaluasi ini memiliki posisi yang sangat krusial karena menyangkut hajat hidup orang banyak di 32 fasilitas kesehatan (faskes) yang tersebar di wilayah Tanah Datar.
“Tujuannya adalah memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses. Kita ingin masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal. Jangan sampai ada pasien yang harus pulang karena kendala pelayanan administrasi atau harus menanggung biaya tambahan untuk menebus obat di luar faskes,” tegas Dedi Tri Widono.
Lebih lanjut, Dedi menginstruksikan kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) yang berada di garda terdepan untuk selalu mengedepankan sikap ramah, tersenyum, dan humanis dalam melayani. Ia juga mengingatkan agar pelayanan medis diberikan secara adil tanpa adanya diskriminasi kelas sosial maupun ekonomi.
Gayung bersambut, Kepala BPJS Kesehatan Batusangkar, Syafrudin, melayangkan apresiasi tinggi atas komitmen konsisten Pemkab Tanah Datar dalam menyukseskan implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Forum ini sekaligus dimanfaatkan sebagai instrumen monitoring guna mencari solusi atas hambatan operasional di lapangan.
Syafrudin membeberkan, saat ini Kabupaten Tanah Datar didukung oleh 28 faskes tingkat pertama—terdiri dari 23 puskesmas serta 5 klinik dan praktik dokter mandiri—serta 4 rumah sakit rujukan.
Dari sisi cakupan universal, raport kepesertaan JKN di Kabupaten Tanah Datar menunjukkan tren positif dengan menembus angka 95,56 persen dari total sekitar 384 ribu penduduk. Artinya, lebih dari 367 ribu jiwa telah terlindungi oleh jaminan kesehatan, baik melalui skema pembiayaan APBD, APBN, segmen pekerja formal (ASN/TNI/Polri), maupun peserta mandiri.
“Namun, tantangan kita bersama saat ini adalah tingkat keaktifan peserta yang masih berada di angka sekitar 68 persen. Sisanya merupakan segmen peserta yang menunggak iuran berkala maupun sedang dalam proses perpindahan kepesertaan. Hal inilah yang menjadi atensi kolektif kita agar proteksi kesehatan masyarakat tetap terjaga secara berkelanjutan,” pungkas Syafrudin. (et/dni/sn)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....