Dorong Pengelolaan Sampah dari Sumbernya Melalui Optimalisasi Bank Sampah

  • 20 Jun 2026 21:39 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, TANAH DATAR – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menggelar agenda Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Aula Kantor Bupati pada Rabu, 17 Juni 2026. Acara ini mengusung tema "Kelola Sampah dari Sumbernya, Optimalisasi Bank Sampah untuk Mewujudkan Tanah Datar Bersih".

Bupati Tanah Datar dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Nofi Hendri. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa manajemen pengelolaan sampah yang terintegrasi merupakan kunci utama dalam menciptakan ekosistem lingkungan hidup yang sehat dan bersih.

"Sampah dapat menimbulkan berbagai masalah. Karena itu, masyarakat perlu mulai mengelola sampah dari lingkungan masing-masing melalui penerapan prinsip 3R (*Reduce, Reuse, Recycle*)," ujar Nofi Hendri di hadapan peserta.

Nofi menguraikan, keberadaan bank sampah tidak hanya memikul fungsi ekologis dalam menjaga kebersihan lingkungan, melainkan juga menyimpan potensi sirkular ekonomi yang tinggi. Jika dikelola secara profesional, bank sampah mampu mendatangkan sumber pendapatan alternatif bagi rumah tangga sekaligus memupuk kembali budaya gotong royong warga.

Pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung program tata kelola sampah yang berkelanjutan. Ia menaruh harapan besar agar seluruh peserta yang hadir dapat bertindak sebagai agen perubahan (*pioneer*) yang aktif mengedukasi masyarakat luas.

Gayung bersambut, Kepala Bidang Pengelolaan Lingkungan Dinas LH Tanah Datar, Gusfayanti, menyampaikan bahwa rantai pemilahan sampah idealnya harus diintervensi sejak dari hulu atau skala rumah tangga sebelum diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

"Sampah adalah tanggung jawab bersama sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008. Karena itu, kita harus menekan timbulan sampah dan memanfaatkannya kembali agar memiliki nilai guna," jelas Gusfayanti.

Dirinya menjelaskan, edukasi ini bertujuan mendongkrak kesadaran kolektif publik, mengoptimalkan fungsi operasional bank sampah yang sudah ada, serta mendorong hilirisasi sampah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi. Langkah taktis ini diyakini mampu mereduksi volume sampah secara signifikan dari sumbernya sehingga tidak membebani kapasitas tampung TPA.

Agenda sosialisasi ini diikuti secara antusias oleh sekitar 130 peserta yang merupakan perwakilan dari unsur kecamatan, jajaran pemerintah nagari, para pengurus bank sampah, serta pemangku kepentingan terkait se-Kabupaten Tanah Datar. (Ranty)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....