458 Petugas Diterjunkan, BPS Tanah Datar Mulai Pendataan Sensus Ekonomi 2026

  • 20 Jun 2026 21:37 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, TANAH DATAR – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanah Datar menggelar Apel Siaga sekaligus Pencanangan Sensus Ekonomi Tahun 2026 (SE 2026). Agenda krusial ini dipusatkan di halaman Kantor BPS Kabupaten Tanah Datar pada Rabu, 17 Juni 2026.

Apel siaga dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, serta diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, ratusan petugas lapangan, dan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Rangkaian acara diisi dengan peresmian pencanangan SE 2026, penyematan atribut berkendara, penandatanganan komitmen bersama, serta penyerahan secara simbolis kartu perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh petugas sensus selama masa operasional di lapangan.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Ahmad Fadly menekankan bahwa pasokan data yang valid, objektif, dan tepercaya merupakan instrumen mutlak dalam penyusunan kompas kebijakan pembangunan daerah.

“Kita ingin data ini benar-benar jujur, utuh, dan nyata. Tidak dibuat-buat, tidak ada tekanan, tidak ada pesanan, serta tidak ada kepentingan pribadi maupun golongan. Yang ada hanya kepentingan bangsa, negara, dan masyarakat. Data-data ini nantinya menjadi pijakan dasar kita untuk bekerja," ujar Ahmad Fadly.

Wabup menjelaskan, potret utuh hasil sensus ini akan dijadikan kompas utama oleh pemda dalam merancang skema pemberdayaan yang tepat sasaran bagi para pelaku usaha. Dengan demikian, sektor usaha mikro hingga makro di Tanah Datar dapat dipacu untuk tumbuh lebih maju dan akuntabel.

Di sisi lain, Ahmad Fadly menaruh perhatian khusus pada migrasi tren usaha berbasis digital (e-commerce). Menurutnya, fenomena toko fisik yang tampak lengang saat ini tidak bisa serta-merta diklaim sebagai indikator kejatuhan daya beli masyarakat, mengingat arus transaksi mayoritas telah bergeser ke ekosistem lokapasar (marketplace).

“Kita tidak menghalangi usaha seperti itu, justru mendukung. Kita berharap pedagang dan UMKM kita memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar. Kita tidak bisa melawan perkembangan teknologi, tetapi harus mampu memanfaatkannya," imbuhnya.

Gayung bersambut, Kepala BPS Kabupaten Tanah Datar, Taufik Amnul Hayat, mengonfirmasi pelaksanaan SE 2026 di wilayahnya menerjunkan sebanyak 458 petugas lapangan terlatih. Masa operasional pendataan dijadwalkan berlangsung selama 2,5 bulan, terhitung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

“Pendataan ini mencakup seluruh klaster pelaku usaha, mulai dari skala rumah tangga, UMKM, hingga korporasi besar. Kami berharap masyarakat menerima petugas sensus dan memberikan data yang benar serta jujur karena data tersebut akan menjadi gambaran wajah perekonomian daerah ke depan,” urai Taufik.

Untuk memperlancar proses pengumpulan data di lapangan, BPS Tanah Datar telah menggulirkan sosialisasi masif di tingkat nagari, kecamatan, pemasangan atribut ruang publik, hingga berkolaborasi aktif dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) agar informasi sensus mampu merasuk ke seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Pemkab Tanah Datar berkomitmen penuh menggunakan output data makro ini sebagai landasan penyusunan program pembinaan berkala, termasuk fasilitasi pelatihan pemasaran digital secara intensif bagi pelaku UMKM lokal demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (ari/et)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....