Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026
- 20 Jun 2026 21:22 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, TANAH DATAR – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanah Datar menggelar Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) di halaman Kantor BPS Tanah Datar pada Rabu, 17 Juni 2026. Agenda krusial ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala BPS Tanah Datar, Plt. Asisten Administrasi Umum Dedi Tri Widono, pimpinan OPD terkait, internal BPS, serta ratusan petugas lapangan SE 2026. Apel siaga ini menjadi momentum penguatan komitmen lintas sektor guna menyukseskan ikhtiar pendataan makroekonomi daerah.
Rangkaian apel diwarnai dengan pencanangan resmi SE 2026, penyematan atribut secara simbolis kepada perwakilan petugas sensus, serta penandatanganan maklumat komitmen bersama.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Ahmad Fadly menegaskan bahwa pasokan data yang akurat, objektif, dan akuntabel merupakan fondasi mutlak dalam penyusunan cetak biru kebijakan pembangunan daerah.
“Kita ingin data ini benar-benar jujur, utuh, dan nyata. Tidak dibuat-buat, tidak ada tekanan, tidak ada pesanan, serta tidak ada kepentingan pribadi maupun golongan. Data yang dikumpulkan petugas sensus nantinya akan menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan," tegas Ahmad Fadly.
Wabup menguraikan, potret komprehensif hasil SE 2026 akan dijadikan kompas utama bagi pemerintah daerah dalam merancang skema pemberdayaan yang tepat sasaran bagi para pelaku usaha di Tanah Datar. Dengan demikian, sektor usaha mikro hingga makro dapat dipacu untuk lebih maju dan berdaya saing tinggi.
Di sisi lain, Ahmad Fadly memberikan atensi khusus pada pergeseran tren usaha berbasis digital (*e-commerce*). Menurutnya, fenomena toko fisik yang tampak lengang saat ini tidak bisa serta-merta diklaim sebagai indikator penurunan daya beli, lantaran arus transaksi mayoritas telah bermigrasi ke ekosistem lokapasar (*marketplace*).
“Kita tidak menghalangi perkembangan usaha seperti itu, dan justru mendukungnya. Kita berharap pedagang dan pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produknya. Kita tidak bisa melawan perkembangan teknologi, tetapi harus mampu memanfaatkannya untuk memperluas pasar,” imbuhnya.
Ia mengimbau seluruh pelaku usaha dan elemen masyarakat untuk menyambut hangat kedatangan petugas pendata serta memberikan keterangan yang jujur, benar, dan lengkap tanpa ada yang ditutupi.
Gayung bersambut, Kepala BPS Kabupaten Tanah Datar, Taufik Amnul Hayat, mengonfirmasi bahwa pelaksanaan SE 2026 di wilayah Tanah Datar menerjunkan sebanyak 458 petugas lapangan terlatih. Masa operasional pendataan dijadwalkan berlangsung selama 2,5 bulan, terhitung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
“Pendataan ini mencakup seluruh klaster pelaku usaha, mulai dari skala rumah tangga, UMKM, hingga korporasi besar yang beroperasi di wilayah Tanah Datar. Kami sangat mengharapkan keterbukaan publik demi menghasilkan gambaran riil kondisi perekonomian daerah di masa depan,” pungkas Taufik. (hp-hr)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....