Wabup Ahmad Fadly Hadiri Rakor Penyusunan DPPT Tol Padang-Bukittinggi

  • 08 Jun 2026 10:14 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi – Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) Jalan Tol Padang–Bukittinggi Seksi Sicincin–Bukittinggi. Pertemuan strategis tersebut diselenggarakan di Aula Balai Kota Padang Panjang pada Jumat, 5 Juni 2026.

Rakor tersebut dibuka langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Sumatera Barat, Wisnu Priambodo. Agenda ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang Alex Saputra, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang, para camat, wali nagari, lurah, pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta unsur terkait lainnya yang wilayahnya masuk dalam pemetaan jalur tol.

Dalam pemaparannya, Wisnu Priambodo menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Tol Padang–Bukittinggi merupakan bagian integral dari Jalan Tol Padang–Pekanbaru yang mengoneksikan ibu kota Provinsi Sumatera Barat dengan Provinsi Riau. Proyek infrastruktur berskala besar ini masuk ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

“Keberadaan jalan tol ini diharapkan mampu memperlancar distribusi barang antarwilayah sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat, sehingga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di kedua provinsi,” ujar Wisnu Priambodo.

Lebih lanjut, Wisnu menjelaskan bahwa sebelum memasuki tahapan penyusunan dokumen perencanaan formal, tim teknis telah turun ke lapangan untuk melakukan survei fisik pada titik-titik koordinat yang akan dilalui jalur tol. Pihaknya juga telah berkoordinasi secara maraton dengan pemerintah nagari dan kelurahan guna menghimpun data awal kepemilikan lahan masyarakat yang terdampak.

“Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin memperoleh masukan dari pemerintah daerah terkait penyusunan dokumen perencanaan. Selanjutnya, dokumen tersebut akan dibahas dan disepakati dalam rapat pleno di tingkat provinsi maupun pusat,” tambahnya sembari berharap seluruh stakeholders memberikan dukungan penuh agar proyek ini berjalan sesuai linimasa yang ditargetkan.

Merespons paparan tersebut, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyatakan komitmen penuh Pemkab Tanah Datar dalam menyambut baik proyek nasional ini. Menurutnya, jalur arteri nasional yang menghubungkan Sumbar dan Riau selama ini dikenal sebagai salah satu urat nadi transportasi terpadat di Pulau Sumatera, sehingga kehadiran tol menjadi solusi konkret yang sangat dinantikan.

“Kami Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan terus mengawal dan mendukung penuh percepatan pembangunan PSN Jalan Tol Padang–Pekanbaru, khususnya Seksi Bukittinggi–Padang Panjang–Sicincin yang melintasi beberapa nagari di Kabupaten Tanah Datar,” tegas Ahmad Fadly.

Wabup juga menitipkan pesan krusial agar proses identifikasi dan pendataan objek tanah yang akan dibebaskan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, akurat, serta valid sesuai realitas kepemilikan di lapangan. Validitas data sejak dini dinilai menjadi kunci utama guna mempermudah jajaran pemerintah nagari dalam melakukan sosialisasi persuasif kepada masyarakat adat maupun pemilik lahan.

“Validitas data sangat penting agar tidak menimbulkan persoalan hukum atau sosial di kemudian hari. Dengan data yang bersih, pemerintah nagari juga dapat segera memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat terkait rencana pembangunan ini,” pungkas Wabup. (hr-rey)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....