Rakor Lintas Sektor, Dinkes Agam Perkuat Sinergi Pembinaan 896 Posyandu
- 08 Jun 2026 10:56 WIB
- Bukittinggi
Poin Utama
- posyandu
- kader
- kesehatan
Dinkes Agam Garap Integrasi Layanan Primer di 896 Posyandu Melalui Rakor Lintas Sektoral
RRI.CO.ID, Agam – Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Kesehatan bergerak cepat memperkuat barisan pelayanan kesehatan dasar masyarakat dengan menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor Tim Pembina Posyandu Kabupaten Agam Tahun 2026. Agenda strategis ini dilaksanakan secara beriringan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu di Ballroom Sakura Syariah Hotel pada Kamis, 4 Juni 2026.
Perhelatan berskala daerah ini diikuti oleh sedikitnya 200 peserta aktif yang merepresentasikan berbagai unsur penting, mulai dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, camat, kepala puskesmas, wali nagari, pengurus TP PKK, hingga para kader Posyandu selaku garda terdepan di lapangan. Forum ini difungsikan sebagai wadah evaluasi, sinkronisasi, dan penguatan kelembagaan dalam penyelenggaraan Posyandu di ranah Agam.
Dalam pemaparan datanya, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Agam, Helmitra Rahmaniza, menyebutkan bahwa saat ini Kabupaten Agam ditopang oleh 896 Posyandu dengan kekuatan 4.480 orang kader yang tersebar merata di seluruh wilayah. Kendati kuantitasnya cukup besar, Dinas Kesehatan mencatat masih terdapat tantangan internal berupa adanya kader yang belum tersentuh pelatihan kompetensi dasar maupun proses asesmen formal.
“Kegiatan koordinasi ini sengaja kita laksanakan untuk memperkuat fungsi evaluasi, penyamaan persepsi atau sinkronisasi, serta mempererat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan Posyandu ke depan semakin optimal dan terukur,” urai Helmitra Rahmaniza.
Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, dr. Hendri Rusdian, menegaskan bahwa cetak biru (blueprint) dan arah kebijakan Posyandu saat ini telah mengalami pergeseran paradigma yang cukup besar. Transformasi Posyandu kini tidak lagi konvensional dengan hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) semata, melainkan diintegrasikan sebagai instrumen vital dalam pemenuhan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.
“Posyandu merupakan ujung tombak paling awal dari pelayanan dasar langsung kepada masyarakat di tingkat jorong dan nagari. Karena itu, diperlukan komitmen yang utuh dan sinergi yang solid dari seluruh pemangku kepentingan agar arus transformasi Posyandu dapat berjalan optimal serta memberikan dampak manfaat yang nyata bagi masyarakat,” papar dr. Hendri Rusdian.
Lebih lanjut dr. Hendri menjelaskan, melalui penerapan sistem Integrasi Layanan Primer (ILP), Posyandu kini dituntut untuk mampu menyuguhkan paket layanan kesehatan komprehensif bagi seluruh siklus hidup manusia. Intervensi medis dan edukasi tidak boleh terputus, melainkan menyasar mulai dari fase ibu hamil, bayi, balita, kelompok remaja, usia produktif, hingga kelompok lanjut usia (lansia).
Guna memuluskan target besar tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Agam mengunci tiga poin prioritas utama dalam agenda penguatan Posyandu tahun ini, yaitu:
- Akselerasi Penurunan Stunting: Mempercepat penurunan angka stunting dengan fokus intervensi tajam pada 31 nagari yang ditetapkan sebagai lokus stunting.
- Standardisasi Kompetensi: Mendongkrak kapasitas personal kader melalui rangkaian pelatihan teknis terstruktur dan pelaksanaan asesmen kompetensi berkala.
- Penguatan Regulasi & Anggaran: Memperkuat dukungan finansial, alokasi anggaran, serta legalitas kelembagaan Posyandu hingga ke struktur pemerintahan tingkat nagari.
Melalui rakor dan bimtek lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Agam memasang target matang agar seluruh 896 Posyandu aktif di daerah tersebut mampu mengimplementasikan dan merealisasikan format layanan ILP secara optimal. Langkah ini juga diyakini dapat mendongkrak grafik cakupan imunisasi nasional, memperkokoh kapabilitas kader, serta menaikkan kelas kualitas pelayanan dasar kesehatan masyarakat secara agregat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....