Menteri Pariwisata Dukung Perayaan 100 Tahun Jam Gadang
- 30 Apr 2026 09:08 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, mengunjungi Jam Gadang di Bukittinggi menjelang 100 tahun bangunan bersejarah tersebut, Selasa, 29 April 2026 sore.
Kunjungan itu sekaligus menjadi bagian dari pembahasan dukungan pemerintah pusat terhadap agenda satu abad Jam Gadang yang akan diperingati pada 25 Juli 2026 mendatang.
Dalam kunjungannya, Widiyanti Putri Wardhana menilai, Jam Gadang memiliki nilai sejarah yang kuat dan menjadi salah satu ikon wisata nasional yang memiliki daya tarik budaya serta historis.
Menurutnya, keberadaan Jam Gadang yang telah berdiri sejak 1926 menjadi bukti perjalanan sejarah panjang Indonesia dari masa kolonial hingga kemerdekaan.
Widiyanti Putri Wardhana juga menyinggung perubahan bentuk atap Jam Gadang yang mengikuti perkembangan zaman dan kekuasaan pada masanya.
“Ini secara historis sangat baik, sudah ada sejak 1926, sudah berganti desain atasnya di masa Belanda, Jepang, dan waktu kemerdekaan menjadi ‘bagonjong’,” tuturnya.

Selain menyoroti nilai sejarah, Menteri Pariwisata juga menyampaikan dukungan terhadap rencana peringatan 100 tahun Jam Gadang.
Pemerintah pusat, kata dia, membuka ruang koordinasi dengan Pemerintah Kota Bukittinggi terkait kebutuhan pengembangan sektor wisata di daerah tersebut.
Widiyanti Putri Wardhana menambahkan, kunjungannya ke Bukittinggi juga bertujuan mendengarkan langsung kebutuhan daerah, mulai dari penguatan infrastruktur dasar hingga pengembangan paket wisata yang dapat mendukung sektor pariwisata daerah.
“Kami sangat mendukung, ini sangat ikonik. Kami datang kemari juga untuk mendengar, apa saja yang dibutuhkan Kota Bukittinggi, mulai dari investasi, infrastruktur dasar, dan paket-paket wisata,” jelasnya.
Pemerintah Kota Bukittinggi sendiri telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menyambut peringatan satu abad Jam Gadang.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyebutkan, koordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan sejumlah pihak telah dilakukan, termasuk dengan jaringan promosi pariwisata nasional.
Wako mengatakan, promosi peringatan 100 tahun Jam Gadang nantinya juga akan melibatkan jaringan InJourney serta promosi di sejumlah bandara di Indonesia guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bukittinggi.
“Kita sudah bagi-bagi apa yang menjadi kewenangan Kementerian Pariwisata dan termasuk InJourney yang merupakan jaringan pariwisata nasional dan dunia. Kita sudah minta enam bandara untuk mempromosikan Jam Gadang,” sebutnya.

Selain dukungan promosi, Pemerintah Kota Bukittinggi juga mendapat dukungan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya untuk menyukseskan agenda tersebut. Dukungan itu berupa kesiapan anggaran kegiatan dalam rangka menyambut usia satu abad Jam Gadang.
“Balai Pelestarian Cagar Budaya juga sudah menyiapkan anggaran Rp1 miliar untuk peringatan 100 tahun Jam Gadang. Sebenarnya kita tidak perlu uangnya, tapi adalah kegiatan. Silakan dari kementerian menggelar kegiatan. Alhamdulillah dukungan ini sudah ada,” terangnya.
Selepas mengunjungi Jam Gadang, Menteri Pariwisata menyempatkan berbelanja cendera mata di Pasar Ateh Bukittinggi.
Pada agenda berikutnya, Widiyanti dijadwalkan mengunjungi Taman Panorama dan Lubang Jepang sebagai bagian dari rangkaian kunjungan wisata di Kota Bukittinggi. (YPA/AGZ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....