Silaturahmi Pembangunan Tanah Datar-Madina

  • 28 Apr 2026 20:10 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Tanah Datar – Pertemuan silaturahmi pembangunan antara Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berlangsung hangat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Madina, Bumi Gordang Sambilan, pada Kamis malam, 23 April 2026. Momentum ini menjadi ajang strategis bagi kedua daerah untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan dari Tanah Datar. Sebagai kepala daerah yang baru menjabat, Saipullah menegaskan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, termasuk rencana mengirim perangkat daerah Madina untuk mempelajari berbagai program unggulan yang telah sukses diterapkan di Tanah Datar.

Dalam pemaparannya, Saipullah menjelaskan potensi besar yang dimiliki Mandailing Natal, mulai dari luas wilayah yang mencapai 6.600 kilometer persegi hingga sektor perkebunan sawit seluas 166 ribu hektare. Madina juga mencatat surplus produksi pertanian serta potensi energi panas bumi dan pertambangan emas yang terus dikembangkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menekankan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah kemauan bersama untuk melangkah ke depan demi kepentingan rakyat. Ia memaparkan sejumlah inovasi yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tanah Datar, seperti program bajak sawah gratis, asuransi pertanian bagi petani terdampak gagal panen, serta pemberian bantuan biaya tanam.

Bupati Eka Putra juga menyoroti keberhasilan program ekonomi berbasis budaya melalui "Satu Nagari, Satu Event" yang mampu menggerakkan roda ekonomi lokal hingga miliaran rupiah. Di bidang keagamaan, program "Satu Rumah, Satu Hafidz/Hafidzah" pun telah berhasil melahirkan lebih dari 20 ribu anak penghafal Al-Qur'an di Tanah Datar.

"Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. Tujuan akhirnya sederhana, masyarakat sejahtera dan bahagia," ujar Bupati Eka Putra di hadapan jajaran pejabat kedua daerah.

Selain sektor ekonomi dan sosial, Bupati Eka juga berbagi mengenai pentingnya mitigasi bencana melalui pembentukan Desa Tangguh Bencana dan penguatan infrastruktur sabo dam, mengingat karakteristik geografis daerah yang rawan bencana. Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen kedua kepala daerah untuk terus saling mendukung dan menjalin kerja sama demi menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan merata bagi masyarakat di kedua wilayah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....