Diskominfo Agam Serahkan 8 unit Starlink pada 7 Sekolah, dan 1 Puskesmas

  • 22 Apr 2026 15:29 WIB
  •  Bukittinggi
Poin Utama
  • sinyal
  • starlink
  • sekolah
  • puskesmas
  • blankspot

RRI.CO.ID, Agam - Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyerahkan 8 unit perangkat internet satelit Starlink kepada tujuh sekolah dan satu puskesmas di wilayah blank spot. Penyerahan dilakukan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Rabu, 22 April 2026.

Bantuan diberikan dengan skema pinjam pakai untuk mengatasi keterbatasan akses internet yang selama ini menghambat kegiatan belajar mengajar dan pelayanan kesehatan. Program ini merupakan tindak lanjut usulan Diskominfo Agam kepada Pemerintah Pusat guna memperluas jangkauan jaringan di daerah sulit sinyal.

Mewakili Kepala Diskominfo, Kepala Bidang TIK, Jhoni Indra, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan akses digital.

“Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan akses digital hingga ke daerah-daerah terpencil, sehingga pelayanan pendidikan dan kesehatan dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.

Jhoni Indra juga mengingatkan agar perangkat dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat dengan baik oleh penerima.

Sementara itu, Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Agam, Syukria, menjelaskan bahwa perangkat hanya bersifat pinjam pakai, sedangkan biaya langganan internet ditanggung masing-masing sekolah melalui dana BOS.

“Perangkat ini kita serahkan untuk digunakan bersama, untuk membantu meringankan kerja kita di bidang pendidikan dan kesehatan yang selama ini terkendala oleh jaringan yang tidak memadai,” ungkapnya.

Selain penyerahan perangkat, Diskominfo juga memberikan pembekalan teknis kepada operator terkait pengelolaan Starlink.

Adapun penerima bantuan meliputi SMPN 3 Ampek Nagari, SMPN 4 Palembayan, SMPN 5 Palembayan, SMPN 3 Palupuah, SDN 27 Tapian Kandih, SDN 17 Lambeh, SDN 13 Lubuk Alung Ampek Nagari, serta Puskesmas Muaro Putuih.

Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas akses internet di sekolah dan fasilitas kesehatan, sehingga mendukung layanan pendidikan dan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat. (AS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....