PMI Gelar Gebyar Donor Darah Antisipasi Kekurangan Stok Selama Ramadan
- 18 Feb 2026 10:12 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Tanah Datar – Palang Merah Indonesia Kabupaten Tanah Datar menggelar Gebyar Donor Darah untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Februari 2026 sebagai langkah memastikan stok aman selama Ramadan.
Ketua PMI Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra, menyebutkan kebutuhan darah cenderung meningkat saat memasuki bulan puasa. Sementara itu, jumlah masyarakat yang mendonorkan darahnya secara sukarela biasanya justru mengalami penurunan.
“Biasanya kebutuhan darah di Tanah Datar mencapai sekitar 300 kantong dalam satu bulan,” ujar Ny. Lise Eka Putra. Namun, rata-rata jumlah yang dapat dipenuhi saat ini hanya berkisar pada angka 200 kantong saja.
Artinya, terdapat defisit sekitar 100 kantong darah setiap bulan yang harus segera dicarikan solusinya. Kondisi ini sering kali menyulitkan masyarakat yang membutuhkan transfusi darah secara mendadak bagi keluarganya.
“Inilah yang sering menyulitkan masyarakat ketika membutuhkan darah secara mendadak di rumah sakit,” lanjut Ny. Lise. Untuk mengatasi hal tersebut, PMI telah menyiapkan berbagai strategi penguatan basis data pendonor.
PMI memiliki data lengkap berisi alamat serta nomor telepon para pendonor sukarela di seluruh wilayah. Petugas akan langsung menghubungi kontak tersebut jika terjadi kondisi darurat yang membutuhkan golongan darah tertentu.
“Jika terjadi kondisi darurat, petugas akan langsung menghubungi kontak yang bersangkutan,” ujar Ny. Lise. Selain itu, pihaknya rutin menggandeng instansi TNI, Polri, hingga Kejaksaan untuk melakukan aksi donor massal.
Ke depan, PMI berencana meningkatkan kegiatan mobile donor hingga menjangkau tingkat kecamatan dan nagari. Langkah ini diambil agar cakupan pendonor semakin luas sehingga target pemenuhan kantong darah tercapai.
Lise menegaskan bahwa donor darah tidak hanya membantu sesama, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor. Kegiatan rutin ini dipercaya dapat mencegah risiko penyakit jantung hingga diabetes bagi para pelakunya.
“Mendonorkan darah adalah sebuah kebaikan sekaligus cara untuk menjaga kesehatan diri sendiri,” jelas Ny. Lise. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak perlu merasa takut atau ragu dalam mendonorkan darah mereka.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, dapat langsung mendatangi Unit Transfusi Darah di RSUD Hanafiah Batusangkar. Partisipasi aktif warga sangat diharapkan demi menyelamatkan lebih banyak nyawa manusia di Tanah Datar. (et)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....