Pacu Kuda Wirabraja Hidupkan Ekonomi Masyarakat

  • 10 Feb 2026 11:31 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Tanah Datar – Alek anak nagari Pacu Kuda Wirabraja di Gelanggang Dang Tuanku Bukit Gombak membawa dampak ekonomi positif. Kegiatan ini menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan.

"Event ini sangat bagus dan sangat membantu perekonomian kami," ujar Fauziah Khairunnisa pada Kamis, 12 Februari 2026. Pelaku usaha minuman lidah buaya ini mengaku baru pertama kali berjualan di lokasi acara besar.

Keuntungan serupa dirasakan oleh Tiara, seorang pedagang sate asal Nagari Saruaso yang berjualan di lokasi. Ia bersyukur karena omzet penjualannya meningkat jauh lebih banyak dibandingkan hari-hari biasanya.

"Kami berharap pacu kuda bisa dilaksanakan dua kali dalam setahun," ucapnya dengan penuh harap. Ia menilai keramaian pengunjung menjadi kunci utama keberhasilan penjualan para pedagang kecil di sana.

Pedagang dari luar daerah pun turut hadir, seperti Fajar yang datang jauh dari Kota Padang. Ia bersama rekan seprofesinya rela menyewa mobil secara patungan demi bisa berjualan di event bergengsi tersebut.

"Kami biasanya berangkat berkelompok untuk menekan biaya operasional perjalanan," jelas Fajar kepada media. Strategi ini dilakukan agar keuntungan yang didapat dari berjualan sate bisa lebih maksimal.

Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan bahwa hidupnya sektor UMKM adalah poin terpenting dari acara ini. Transaksi ekonomi yang tinggi selama dua hari pelaksanaan sangat membantu pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

"Alhamdulillah transaksi meningkat dan ekonomi masyarakat kita semakin membaik," kata Bupati Eka Putra. Keberhasilan ini tidak terlepas dari tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah Kabupaten Tanah Datar.

Selain pedagang, para pemilik tribun penonton juga meraup keuntungan dengan mematok harga tiket masuk. Penonton yang membludak membuat fasilitas duduk yang disediakan selalu terisi penuh oleh masyarakat.

"Pemilik lahan dan petugas parkir juga merasakan dampak ekonomi yang signifikan," tambahnya lagi. Sinergi antara tradisi dan ekonomi ini diharapkan terus berlanjut pada pelaksanaan kegiatan di masa depan. (prokopim-tim)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....